UNM dan UKM Laksanakan Joint Seminar di Kampus Bangi Malaysia

  • Whatsapp
UNM dan UKM Laksanakan Joint Seminar di Kampus Bangi Malaysia

 

Makassar, Upeks.co.id–Peningkatan kemampuan siswa berpikir tingkat tinggi (HOTS) dianggap sangat relevan di era industri 4.0. Karena itu, perlu dikembangkan perangkat pembelajaran yang memicu kemampuan berpikir kritis siswa.

Bacaan Lainnya

Hal itu dikemukakan Muflihah Syamsir dalam Seminar Internasional di Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) pada Selasa (7/1) di Fakulti Pendidikan Kampus Bangi. Seminar dilaksanakan atas kerja sama Prodi S-2 Pendidikan Kimia PPs UNM dan Fakulti Pendidikan UKM dalam bentuk joint seminar.

Muflihah Syamsir menyajikan paper dengan judul “Development of Natural Sciences Learning Tools Based on Discovery Learning in Empowering Student Critical Thinking Skills and Learning Outcames in Junior High School”.

Mahasiswa Prodi S-2 Pendidikan Kimia menghasilkan produk berupa lesson plans (RPP), student worksheet (LKPD), dan student book (BPD) for junior high school.

Muflihah menyatakan pengembangan produk perangkat pembelajaran telah valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa berpikir kritis.

Selain Muflihah, Dr. Mohammad Wijaya,M.Si. juga tampil sebagai pemakalah dengan menampilkan materi risetnya tentang pengolahan limbah kakao menjadi produk asap cair, arang, dan hidrokarbon.

Seminar internasional dibuka oleh Tim Dekan Jaringan dan Penjanaan Fakulti Pendidikan UKM, Dr. Mohammad Yusoft Mohd. Noor. Dalam sambutannya, ia menjelaskan perkembangan Fakulti Pendidikan dengan program innovation day UKM yang berkelanjutan, graduate program, sport achievement, kerja sama antaralumni, dan mobility holding.

Muhammad Yusoft Mohd.Noor sangat mendukung kerja sama UNM dan UKM, seperti joint seminar, joint riset, joint publikasi, pertukaran dosen dan mahasiswa. Ke depan kegiatan ini diwujudkan dalam bentuk MoU dan MoA.

Prof. Dr. Muhammad Danial, M.Si. selaku Ketua Prodi S-2 Pendidikan Kimia menegaskan perlunya ada kerja sama dalam bentuk riset HOTS dan blended learning sehingga perlu inovasi pembelajaran.

Wakil Direktur Bidang Kerja Sama dan Publikasi PPs UNM, Prof. Dr.Anshari,M.Hum. yang turut mendampingi academic visit ini, sangat mengapresiasi inisiatif prodi untuk mengembangkan kerja sama dengan universitas bereputasi di luar negeri.

Menurut Guru Besar FBS ini, PPs UNM telah aktif melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, seperti di Amerika, Australia, Malaysia, Thailand, India, Taiwan, dan Jepang.

Peserta academic visit dalam bentuk joint seminar diikuti sekira 48 orang mahasiswa Prodi S-2 Pendidikan Kimia angkatan 2018 dan 2019. Dosen pendamping, yaitu Prof.Dr.Muhammad Danial, M.Si., Prof.Dr. Anshari,M.Hum., dan Dr.Mohammad Wijaya,M.Si.(rls)

Pos terkait