ENREKANG,UPEKS.co.id —Forum Keserasian (FKS) Desa Singki Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang menggelar Sarasehan Keserasian Sosial (dialog tematik), Dusun Batu Rape Desa Singki.
Kegiatan dengan tema “Melalui Keserasain Sosial Kita jaga dan rawat kebhinekaan Bangsa Indonesia dalam Bingkai NKRI” dihadiri, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan diwakili Pengelolah PSKBS Nur Sulaiman. B, Kepala Dinas Sosial Enrekang diwakili kasi jaminan sosial keluarga, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Enrekang diwakili Kabid Limnas Nurbaena, S.Sos., M.AP, Sekcam Anggeraja Rusdi Patu, SE.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Alla Muh. Said ,Kapolsek Anggeraja di waliki Babinkantimas Desa Singki Syaepul. S , sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Nur Sulaiman. B, mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk mewujudkan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera. Selain itu menghindari atau menangkal konflik-konflik sosial, faham radikal, serta meningkatkan gotong royong.
“Kami ingin wujudkan masyarakat yang harmonis dan memiliki jiwa sosial tinggi khususnya di Desa Tallung Tondok. Kami juga berharap masyarakat menjaga keharmonisan walaupun kegiatan Keserasian ini sudah selesai dan Forum tetap menjadi pelopor untuk menjaga keharmonisan,” katanya.
Rusi, S.pd, mengatakan, kegiatan keserasain sosial ini bertujuan untuk menjaga silahturahmi dan pencegahan konflik.
“konflik bisa terjadi dimulai dari hal yang paling kecil contoh pemikiran pendek yang tampa menimbang dampak yang akan terjadi. Untuk menghindari namanya pikiran pendek dengancara sering bercengkarama atau bersilaturahmi sehingga kita dapat memperoleh beberapa masuakan dan informasi yang benar. ” Ungkap kasi jaminan sosial keluarga Dinsos Kabupaten Enrekang Rusi, S.Pd
Sekcam Anggeraja mengucapkan terimakasih atas program FKS yang ada di desa Singki, menurutnya kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi wadah masyarakat dalam menjaga silahturahmi, termasuk mencegah adanya konflik di masyarakat.
“Kegiatan Forum ini sangat bagus karena melibatkan unsur masyarakat dalam pelaksanaanya. Semoga kegiatan ini bisa terus belanjut agar menjaga silaturahmi antar masyarakat yang sudah pudar,” ungkap Sekcam Anggeraja.
Sementara itu Danramil Alla, Muh. Said mengatakan melalui kegiatan Keserasain Sosial ini kita jaga kebihnekaan bangsa indonesia, walaupun kita berberda tapi tetap satu.
“kita harus tegakkan 4 pilar di masyarakat yaitu Pancasia, UUD 45, NKRI dan Bihneka Tunggal Ika untuk menaggkal paham-paham radikal yang bisa memecah belah masayarakat, beberapa hal yang bisa kita lakukan
diantaranya tidak cepat terpengaruh dengan informasi-informasi yang tidak jelas sumber dan kebenaranya (HOAX)”. Ungkap Muh. Said.
Dia mengatakan dilingkup masayarakat semua unsur harus gallakkan kembali kegiatan poskamling sehingga keharmonisan dan silahturrahmi di masyarakat bisa terjalin.
Babinkantipmas Saepul S Mengatakan Kegiatan Keserasain Sosial sangat bagus karena memberikan pemahana kepada warga pentingnya kebersamaan, menghormati, dan silaturahmi diantara masyarakat.
“Kita menjaga silahturahmi dimulai dari lingkup keluarga, salah satu yang memilih peran peting dalam menjaga silaturahmi, mencegah paham radikal dan mencegah konflik adalah orang tua, ” ungkap Babinkantipmas Desa Singki.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Singki, Kepala Desa Singki mengucapkan terimakasih kepada Program Forum Keserasian Sosial atas terlaksananya kegiatan yang sangat membantu Desa Singki.
Untuk tahapan fisik Program FKS Desa Singki, kegiatan Pengecoran jalan ke Dusun Batu Rape. Sekadar diketahui FKS ini di inisiasi oleh Kementerian Sosial RI dalam menjalankan amanat konstitusi yang
tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial. ( Sry ).

