Bupati Prioritaskan Mesin Panen Warga Desa Burau Pantai

Bupati Prioritaskan Mesin Panen Warga Desa Burau Pantai

Bupati Prioritaskan Mesin Panen Warga Desa Burau Pantai

LUTIM.UPEKS.co.id—Pemerintah Desa Burau Pantai Kecamatan Burau melaksanakan syukuran pesta panen  yang dirangkaikan dengan penyampaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa (LPPD) Tahun 2019  Kepada Bupati Lutim. Kegiatan dipusatkan di salah satu rumah warga di jalan poros Burau Pantai, Senin  (23/12/2019).

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Burau Pantai, Akmal Jufri dalam laporannya mengatakan, pada musim tanam 2019, masyarakat  petani di wilayah ini mendapatkan hasil panen yang luar biasa mencapai 6-7 ton perhektar dengan luas lahan mencapai 180 hektar.

“Masyarakat kami bersyukur karena hasil panen ini bisa lebih baik berkat dukungan Pemerintah daerah dan Rahmat dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” kata Akmal.

Lanjut Akmal, secara umum bantuan Pemerintah daerah sebagai program sektoral berupa dua buah handtraktor, 300 bidang sertifikat hak atas tanah, bantuan bibit jagung, bantuan bibit udang paname serta bantuan bibit dan sarana rumput laut.

Dari segi Infrastruktur, kata Akmal, Pemerintah daerah juga membantu pengaspalan jalan poros Burau – Burau Pantai senilai Rp. 5 miliar, pengadaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) 5 unit dan bantuan bedah rumah 30 KK.

“Untuk tahun 2020, kami sangat berharap bantuan 1 unit mesin panen (Combine) kepada masyarakat di Dusun  Saluanna,” kata Akmal.

Ia juga berharap agar Pemerintah daerah dapat segera memfasilitasi jembatan yang rusak akibat bencana banjir diawal tahun yang hingga saat ini belum layak digunakan.

Menanggapi hal itu, Bupati Luwu Timur, Thoriq Husler dalam sambutannya menyambut baik hasil kerja  Pemerintah Desa Burau Pantai. Menurutnya, Pemerintah desa sudah bekerja optimal membantu masyarakat desa.

Terkait permintaan mesin panen atau Combine, Husler mengatakan, sementara memintan dukungan ke pihak  Kementerian Pertanian mengingat saat ini baru empat mesin combine yang di miliki Pemerintah daerah yang dikelola Brigade Pertanian.

Namun memang diakui masih belum cukup jika dibandingkan luas lahan di Lutim. Terkait jembatan putus akibat bencana, Husler mengatakan bahwa hasil pantauannya beberapa waktu lalu, memang tidak bisa dikerjakan tahun ini karena anggaran pemeliharaan tidak mencukupi untuk perbaikan jembatan tersebut sehingga diputuskan akan di prioritaskan tahun depan.

“Saya harapkan masyarakat terus mendukung kinerja Pemerintah daerah dalam membangun daerah,” tutupnya.  (citizen report/hms)

Pos terkait