Usaha Batu Akik di Kolaka tak Pernah Sepi Pembeli

Usaha Batu Akik di Kolaka tak Pernah Sepi Pembeli

Usaha Batu Akik di Kolaka tak Pernah Sepi Pembeli

KOLAKA,UPEKS.co.id—Lelaki Ansar(37) satu-satunya pengusaha batu akik (batu mulia) di Kab Kolaka. Hingga  kini tetap eksis bisnis batu mulia.

Bacaan Lainnya

Ditemui di tempat usahanya di Jalan Pemuda Kolaka, Ansar mengungkapkan, sejak menggeluti usaha batu akik  2014 lalu, hingga kini masih tetap konsisten menjalankan usahanya.

“Saat batu Akik ini lagi membuming, banyak yang menggeluti usaha ini. Tetapi setelah makin lama makin redup  usaha ini ditinggalkan orang, tetapi ia masih tetap eksis menjalankan usaha ini,”kata Ansar.

Ansar mensyukuri bahwa usaha batu akik ini tidak pernah sepi dari pembeli setiap hari. “Hasilnya cukuplah untuk  membiayai kebutuhan hidup sehari-hari,”ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa usahanya ini memiliki pelanggan tetap yang datang keempat ya untuk membeli batu akik,  selain masyarakat Kolaka, juga dari Kolaka Utara, Kolaka Timur dan Bombana.

Ditanya apa yang menjadi daya tarik dari Faiz Gemstone nama tempat usaha Ansar, menjelaskan bahwa mungkin  karena hasil olahan batu akik sudah setara kualitas ya dengan hasil olahan batu akik yang ada di Jakarta maupun  di kota lainnya.

“Saya memiliki satu orang tenaga kerja dengan didukung peralatan yang cukup baik untuk memproses olahan batu  akik sehingga hasilnya cukup baik, mungkin itu yang memuaskan setiap konsumen,”jelas Ansar.

Dikatakannya, bahan baku batu akik selama ini memperoleh pasokan dari Makassar dan Jakarta. Jenis-jenis batu  akik yang dinisniskan selain batu lokal juga batu-batu dari berbagai negara.

Seperti batu Rubi dari Afrika dan Madagaskar. Blacksafir dari Thailand, Bacan dari Halmahera, Feros dari  Persia/Turki, Giok dari Cina dan Aceh, Mersi dari Bangkok, Fosil Kelor dari Sinjai, Kalimaya Blacoval, Kalimaya
susu dan Kalimaya teh.

“Jadi ada batu yang diolah sendiri dan ada batu akik yang dipasok sudah diolah khususnya batu-batu yang dari  luar,”kata Ansar.

Sementara batu akik lokal seperti batu akik dari Gunung Baula dan dari Kolaka dikenal black jack(hitam kehijauan)  dan lavender, termasuk batu ereke dari Buton Utara sampai saat ini masih cukup banyak peminatnya.

“Saya memiliki harapan batu akik/batu mulia ini bisa membuming kembali,”harap Ansar.(pil)

Pos terkait