HUT Semen Tonasa ke-51, KIKST Gelar Anjangsana di Ponpes Al-Adewiyah

  • Whatsapp

HUT Semen Tonasa ke-51, KIKST Gelar Anjangsana di Ponpes Al-Adewiyah

Makassar,Upeks.co.id— Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-51, tanggal 2 November 2019, Kerukunan Istri Karyawan Semen Tonasa (KIKST) menggelar anjangsana ke Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizhul Qur’an Al-Adewiyah, Kompleks Perum Dosen UMI, Jl. Prof. Abd. Rahman Basalamah (Ex Jl. Racing Centre) Makasar, Jumat (18/10/19).

Bacaan Lainnya

Anjangsana tersebut dipimpin langsung Penasehat KIKST yang juga istri Direktur PT Semen Tonasa Hj. Hastuti Subhan bersama rombongan KIKST. Pada kesempatan itu, KIKST menyerahkan bantuan dana tunai sebesar Rp20 juta untuk biaya operasional dan pembangunan Ponpes Tahfizhul Qur’an Al-Adewiyah.

Menurut Hj. Hastuti, anjangsana tersebut merupakan bentuk kepedulian PT Semen Tonasa sebagai stakeholder terhadap masyarakat, dalam rangka menyambut HUT PT Semen Tonasa ke-51.

“Ini merupakan wujud kepedulian KIKST kepada warga masyarakat khususnya di Ponpes Tahfizhul Qur’an Al-Adewiyah. Kami mohon doanya agar di usianya yang ke-51 tahun ini, PT Semen Tonasa semakin lebih maju dan berkembang lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengelola kegiatan harian Ponpes Tahfizhul Al-Adewiyah, Ustadz Ferdiansyah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh PT Semen Tonasa, dalam hal ini KIKST. Pasalnya, baru kali ada pihak luar yang memberikan bantuan untuk Ponpes Tahfizhul Qur’an Al-Adewiyah.

“Kita sangat bersyukur karena baru kali ini ada bantuan dari pihak luar, jadi kami sangat berterima kasih kepada ibu-ibu KIKST atas bantuannya,” ungkapnya.

Ustadz Ferdiansyah menuturkan, ada beberapa program yang dibuka Ponpes Tahfizhul Qur’an. Yakni, program tahfiz bagi mahasiswa artinya mereka menghafal sambil kuliah. Sedangkan program santri non mukim diperuntukkan bagi santri yang mengikuti hafalan tapi tidak tinggal di asrama.

“Saat ini jumlah santri Ponpes Tahfizhul Qur’an Al-Adewiyah sebanyak 20 santri berstatus mahasiswa dan 25 santri non mukim. Untuk asramanya, saat ini kita batasi sebanyak 20 orang saja,” ujarnya.(rif)

Pos terkait