
ENREKANG, UPEKS.co.id — Menanggapi evaluasi jumlah tenaga honorer yang akan dilakukan Wabup Enrekang Asman, SE tahun 2020, Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Enrekang Sutrisno, SE. SKM. MM mengatakan tenaga honorer dilingkup Dinas Kesehatan masih sangat dibutuhkan.
Hal ini wajar karena di Dinas Kesehatan jumah ASN masih sangat sedikit dibanding jumlah sarana kesehatan.
” Tidak ada masalah, tapi yang harus diketahui bahwa tenaga honorer itu sampai saat ini untuk sektor kesehatan memang masih sangat dibutuhkan karena jumlah PNS dengan jumlah sarana kesehatan itu sepertinya sudah tidak seimbang lagi”. Kata Sutrisno.
Dia mengatakan masih banyak Pustu dan Poskesdes yang masih diisi oleh tenaga kontrak karena tidak ada PNS dan khususnya sektor pelayanan di Puskesmas juga masih banyak menggunakan tenaga honorer.
” Jadi kalau tenaga honorer hilang sama sekali, kami juga tidak bisa melakukan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat disektor kesehatan”. Pungkasnya.
Tapi jika akan dilakukan evaluasi dan efisiensi dengan honorer baginya boleh – boleh saja. Dirinya juga tak bisa menjamin bahwa 100% tenaga honorer yang ada di Dinas Kesehatan itu semuanya Rajin,taat,patuh dan disiplin dalam menjalankan tugasnya.
Kalau membebani anggaran daerah, Sutrisno mengakui itu, tetapi para honorer di Dinas Kesehatan mendapat honor sangat rendah dibawah UMR. Meski demikian mereka tetap ihklas bekerja dan menjalankan tugas.
Sebagai Kadis Kesehatan Ia mengatakan jika aturan masih memungkinkan ada tenaga honorer itu jauh lebih baik, tapi jika aturan mengatakan tidak boleh diapun tidak bisa berbuat banyak.
Tapi disektor kesehatan, tenaga honorer memang masih sangat dibutuhkan. ( Sry)




