Hapuskan Stunting di Enrekang, Johra MB Aktif Sosialisasi

Hapuskan Stunting di Enrekang, Johra MB Aktif Sosialisasi

ENREKANG, UPEKS.co.id — Saat ini angka stunting di Kabupaten Enrekang berangsur menurun. Salah satu
Organisasi yang selama ini aktif melakukan sosialisasi adalah tim Penggerak PKK.

Bacaan Lainnya

Ketua TP – PKK Kabupaten  Enrekang Hj. Johra MB mengatakan Dia bersama jajarannya aktif turun kedesa terutama di 12 desa yang tercatat  memiliki angka stunting tinggi.

Johra mengatakan harus ada upaya merubah pola pikir masyarakat akan dapat menerapkan pola hidup sehat
sebagai salah satu intervensi mencegah stunting. Dia mengatakan stunting itu disebabkan oleh pola hidup yang
salah.

Untuk itu Johra mengatakan masyarakat harus memperhatikan beberapa hal seperti Sanitasi Tuntas Berbasia
Masyarakat ( STBM) yang salah satu pilarnya adalah Pola Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS).

” Yang harus siperhatikan adalah kebersihan lingkungan dan rumah kita. Karena kalau lingkungan kita tak bersih  pasti kita akan sakit. Demikian juga dengan air berish dan jamban keluarga, semua harus diperhatikan”. Kata Istri  Bupati Enrekang ini.

Ia menyatakan tingkat kesadaran dan tingkat pemahaman masyarakat tentang pola hidup sehat memang harus
digenjot. Pemerintah telah berusaha memenuhi semua kebutuhan masyarakat dengan standar kesehatan yang
terukur. Namun masih banyak masyarakat yang mengabaikan betapa pentingnya memelihara lingkungan dan  rumah agar tetap sehat.

” Bayangkan saja jika Pemerintah sudah menyediakan air bersih untuk masyarakat, tapi kolam tempat  penampungan airnya tidak pernah sikuras, akibatnya jentik dan nyamuk bersarang disana. Ini jelas sumber  penyakit”. Tandasnya.

Ia menyinggung tentang ketidak pedulian masyarakat akan kesehatan, Pemerintah sudah mensupport Jamban  keluarga, masyarakat sudah BAB ditempat yang benar.

Tetapi ada Ibu – ibu yang anaknya dipakaikan Pampers
dan dibiarkan BAB pada Pampers tersebut. Pampersnya dibuang sembarangan dan itu yang akan memunculkan
masalah baru.

” Lalat yang hinggap di pampers akan menempel pada makanan kita dan ini akan menimbulkan penyakit.
Seharusnya pampers bayi yang terkena BAB tidak dibuang sembarangan. Harus dibuang dibak sampah yang  tertutup”. Pungkasnya.

Stunting memang harus dicegah. Dengan berbagai intervensi yang dipaparkan Johra MB pola makan dengan  menu seimbang adalah salah satu yang harus dijaga. Untuk itu dia selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk  memanfaatkan pekarangan sebagai sumber gizi keluarga.

Dia berharap dengan perubahan pola pikir masyarakat stunting di Kabupaten Enrekang dari tahun ketahun akan
semakin berkurang.

Sebagai Ketua TP PKK, Johra berharap agar masyarakat membangun kesadaran akan  pentingnya kesehatan, sehingga kelak akan lahir generasi yang kuat dan sehat.

Dia berharap masyarakat sepenuhnya mendukung program Pemerintah untuk bersama – sama menciptakan  lingkungan yang bersih dan sehat agar Stunting di Enrekang tak ada lagi. (Sry)

Pos terkait