Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Sulsel Butuh Peran Koperasi

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Sulsel Butuh Peran Koperasi

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Peran koperasi di Provinsi Sulsel diharapkan menjadi garda terdepan, untuk menjaga
pertumbuhan ekonomi daerah. Bahkan Pemprov Sulsel telah menerbitkan sejumlah kebijakan demi menjaga  perkembangan koperasi di daerah ini.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani, pada peringatan Hari Koperasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ke-72, yang dipusatkan di Pantai Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba, Minggu (25/8/2019).

Dalam kegiatan yang mengusung tema ‘Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0’ itu, Abdul Hayat
berharap agar hari koperasi ini menjadi momentum untuk memacu berkembangnya koperasi di Sulsel.

“Saya berharap tema ini dapat mendorong kita semua untuk memacu berkembangnya koperasi di daerah kita.  Karena itu, saya mengajak segenap insan dan penggiat koperasi melakukan reformasi dengan menyesuaikan  perubahan lingkungan strategis, termasuk mengikuti perubahan era revolusi industri 4.0,” katanya.

Mengingat besarnya peran dan manfaat koperasi dalam menggerakkan ekonomi, ia mengaku telah dan terus
menciptakan iklim yang kondusif bagi pemberdayaan koperasi, peningkatan kapasitas permodalan, penataan
manajemen, dan perluasan bidang usaha.

“Pengembangan dan pemberdayaan koperasi kita padukan dengan program-program prorakyat, baik yang  bertujuan meningkatkan pertumbuhan, menciptakan lapangan kerja, menanggulangi kemiskinan, dan  pemeliharaan lingkungan yang kesemuanya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” urainya.

Menurutnya, Pemprov Sulsel saat ini terus menggulirkan program terpadu untuk memperluas peluang usaha bagi
koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah.

“Program terpadu kita arahkan untuk memperluas akses permodalan yang dapat meningkatkan usaha dan peran
koperasi. Perluasan akses permodalan kita berikan dengan memfasilitasi kemitraan, baik antara sesama koperasi
dengan UMKM maupun antara koperasi dan UMKM dengan kalangan BUMN, BUMD, dan BUMS,” pungkasnya.  (eky)

Pos terkait