Ustadz Ije Ajak Pemkot Makassar Kerjasama Cetak Penghafal Al-qur’an

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Ketua Yayasan Buq’atun Mubarakah Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Ustadz Muhammad Iqbal Djalil, Lc menawarkan kerjasama program penghafal Al-qur’an kepada Pemerintah Kota (Pemkot)  Makassar.

“Waktu Bapak Pejabat Wali Kota Makassar datang ke pesantren pekan lalu, saya sampaikan itu, dan kami di pesantren siap menyukseskan,” ujar anggota DPRD Makassar dua periode ini, Senin (22/7).

Bacaan Lainnya

Ustadz Ije, sapaannya, menjelaskan, fokus penyampaian ajakan kerjasama itu lebih kepada kaderisasi imam masjid yang khusus mengimami di Bulan Suci Ramadan.

“Tetapi kalau memang ada usulan kerjasama lainnya, misalnya pegawai Pemkot Makassar yang ingin menjadi penghafal Al-qur’an, kita juga akan terima. Insya Allah,” kata ketua Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Sulawesi Selatan ini.

Pejabat Wali Kota Makassar, M Iqbal Samad Suhaeb, sengaja berkunjung ke Pesantren Darul Aman Gombara, Jalan KH Abd Jabbar Ashiry, Sabtu pekan lalu, untuk bersilaturahim sekaligus mengecek kondisi saluran drainase di sekitar pesantren.

Bahkan, dalam kunjungannya itu, Iqbal juga sempat menyinggung City of Santry yang akan disematkan di wilayah tersebut, yang memang dihuni tiga pesantren.

Selain Darul Aman, juga ada pesantren Darul Arqam dan Pondok Pesantren Putri Ummul Mukminin.

Menurut Ustadz Ije, mencetak penghafal Al-qur’an dan menciptakan lingkungan yang senantiasa menghidupkan nilai-nilai Al-qur’an tentu bukan saja tugas dari pondok pesantren, tetapi semua ummat Islam yang punya kepedulian dengan Al-qur’an.

“Makanya, kita akan sangat senang jika antara pemerintah dan pondok pesantren terjalin kerjasama atau setidaknya saling dukung mendukung dalam program penghafal Al-qur’an,” pungkas Ustadz Ije, yang memang dikenal sebagai hafidz Qur’an atau orang yang telah menghafal isi kitab suci Alqur’an sebanyak 30 juz. (rls)