HBA Kejari Makassar Selamatkan Aset Senilai Rp2,5 T ke Pemkot

  • Whatsapp

HBA Kejari Makassar Selamatkan Aset Senilai Rp2,5 T ke Pemkot

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Setelah mendalami sejumlah aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar,
Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar berhasil menyelamatkan salah satu aset yang sempat bermasalah.

Bacaan Lainnya

Aset yang diselamatkan itu berada di wilayah PT. Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) di Jl Metro  Tanjung Bunga. Aset yang diselamatkan tersebut, salah satu dari 29 aset yang sedang didalami.

Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Dicky Rachmat Rahardjo mengatakan, aset milik Pemkot Makassar yang  diselamatkan itu, seluas 181,566 meter persegi. Aset itu dari 11 Surat Kuasa Khusus (SKK) yang telah diterbitkan.

“Aset seluas 181,566 meter persegi berupa jalan jalan itu, senilai 2,5 triliun. Aset itu telah diserahkan ke  Pemerintah Kota Makassar, ” kata Dicky saat ditemui di Kejati Sulsel, Rabu (17/7/19).

Dicky mengaku, penyelamatan aset Pemkot Makassar itu merupakan suatu kembaggaan. Apalagi kata Dicky,  bertepatan dengan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 59 Kejaksaan Negeri Makassar.

“Ini salah satu kado dan anugrah buat Kejari Makassar. Karena bertepatan dengan HBA Kejari Makassar. Saya  sangat bersyukur dan bangga bisa menyerahkan aset pemerintah yang nilainya mencapai triliunan, ” akunya.

Dicky menerangkan, terakhir yang terverifikasi ada 11 SKK yang sementara ditindaklanjuti oleh Jaksa Pengacara  Negara (JPN) Bidang Datun Kejaksaan Negeri Makassar. Tentu kata dia, 11 SKK itu akan diprioritaskan.

“Kita akan prioritaskan 11 SKK itu terlebih dahulu. Setelah itu, kita menindaklanjuti yang lainnya. Harus satu  persatu kita tindaklanjuti dulu agar hasilnya maksimal, ” terangnya.

Lebih jauh Dicky menceritakan, terkait dengan GMTD masih ada lagi aset lainnya. Ada berupa bangunan yang  dikuasai fasum namun administrasinya belum selesai. Ini yang akan didorong agar diselesaikan.

“Itu yang dari GMTD. Tapi masih ada beberapa bagunan berupa perumahan. Kami pun minta agar teman-teman  mengawalnya. Karena ini kewajiban kita untuk menyelamatkan aset, ” bebernya.(Jay)

Pos terkait