Makassar, Upeks.co.id–Buat Produk Model Pembelajaran Online Antar Dosen STMIK Dipanegara Raih Doktor di UNM
Kelas virtual menggunakan media pembelajaran berbasis online. Hasil analisis kebutuhan sekira 83,33% mengakses internet sehingga dosen dapat membuat kelas virtual.
Dalam kelas virtual, dosen dapat menggunakan media pembelajaran berbasis online untuk forum diskusi, agenda pembelajaran, tugas terstruktur, kuis, dan pemeriksan tugas.
Hal itu mendorong Husain untuk mengembangkan produk model pembelajaran yang dipertahankan pada sidang ujian promosi dengan judul disertasi “Pengembangan Model Pembelajaran Elektronika Analog Berbasis Online untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Prodi Teknik Informatika”.
Sidang dilaksanakan di Gedung AD Lantai 5 pada Senin (8/7) yang dipimpin Prof.Dr.Baso Jabu,M.Hum. dan anggota: Prof.Dr.Syamsul Bachri Thalib,M.Si., Prof.Dr.Anshari,M.Hum., Prof.Dr.M.Arifin Achmad,M.A., Dr.Abd. Saman,M.Si.,Kons., dan Prof.Dr.Bahaking Rama, M.S.
Setelah melalui uji coba dan hasil belajar mahasiswa, produk yang dikembangkan Dosen STMIK Dipanegara Makassar dinyatakan valid, praktis, dan efektif.
Husain memberi nama produknya dengan singkatan E2LENA (Aplikasi E-Learning Elektronika Analog). Menu utama pada aplikasi ini, yaitu SAP, RPS, Bahan Ajar, Kuis/Ujian, Evaluasi Tugas, Nilai, dan Wechat dosen dan mahasiswa.
Husain menegaskan bahwa produk aplikasi E2LENA yang dikembangkan dapat digunakan meski jaringan internet bermasalah. Mahasiswa dapat mengunggah materi dan mengerjakan tugas.
Hasil penilaian tim penguji, Husain dinyatakan lulus dengan IPK 3,93 atau predikat kelulusan pujian (cumlaude). Doktor ke-791 PPs dan ke-293 Prodi S-3 Ilmu Pendidikan.
Prof.Dr.Anshari,M.Hum. selaku kopromotor sangat mengapresiasi produk pengembangan modul pembelajaran dalam bentuk aplikasi. Menurut Asdir 3, mahasiswa program doktor diharapkan menciptakan produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat.(rls)




