MAJENE, UPEKS— Setelah sehari disegel warga, Kantor Desa Tallu Banua Utara, Kecamatan Sendana akhirnya
dibuka kembalin, berkat upaya mediasi antara warga setempat dengan pihak Polsek bersama KoramilSendana.
Menurut Kapolres Majene, AKBP Asri Effendy, upaya untuk membukakembali penyegelan Kantor Desa Tallu Banua Utara dilakukan, Kamis malam (20/6). Personel Polsek dan Koramil langsung terjun langsung dan berkomunikasi dengan masyarakat yang menyegel.
“Setelah beberapa kemudian setelah disegel, anggota Polsek Sendana bersama Koramil langsung menemui mereka dan berkomunikasi dengan pihak yang menyegel untuk membuka kembali segel tersebut,”kata AKBP Asri Effendy, Jumat (21/6/).
Ia juga mengaku bersyukur, bahwa kalangan masyarakat yang protes tersebut berbesar hati membuka segel kantor, setelah adanya komunikasi yang baik, saat media berlangsung pihak Polsek menyampaikan kepada mereka, bahwa upaya penyegelan itu justru merugikan masyarakat, sebab pelayanan di Kantor Desa akan terkendala.
“Alhamdulillah mereka dapat memahami dan mengerti, akhirnya beberapa menit kemudian mereka pun membuka
sendiri segelnya. Kita berharap, aksi penyegelan tidak terulang kembali. Sehingga pelayanan masyarakat tetap berjalan lancar,” ungkapnya.
Sebelumnya puluhan warga setempat Utara menyegel Kantor Desa Tallu Banua Utara. Mereka kecewa terhadap
kebijakan apart setempat terkait proses tahapan pemilihan kepala desa Pergantian Antar Waktu (PAW). (ali).




