Polisi-TNI Donor Darah dan Berbagi Moment Dirgahayu Bhayangkara

Polisi-TNI Donor Darah dan Berbagi Moment Dirgahayu Bhayangkara

LUTRA.UPEKS.co.id— Moment Dirgahayu Bhayangkara ke-73 tanggal 1 Juli, Polres Luwu Utara bersama TNI  terus melakukan bantuan sosial(bansos) guna mendekatkan dan mempererat hubungan Kepolisian dan  masyarakat.

Bacaan Lainnya

Selain bantuan sembako, Polres Luwu Utara dan Koramil juga menggelar donor darah. Kantong darah yang  terkumpul diserahkan ke PMI kemarin di halaman Mapolres Luwu Utara, Sulawesi-Selatan,dihadiri ratusan Polisi  dan TNI serta Bhayangkari.

Donor darah dipimpin langsung Kapolres Luwu Utara, AKBP Boyke FS Samola. Anggota yang mendonorkan  darah, Wakapolres Luwu Utara, Kompol H.Amir Majid, Pabung Lutra, Mayor CBA Sengke, para Kabag, Danki  Brimob Baebunta Sub Den 3 Pelopor AKP Muh. Amin, para Kasat, para Kapolsek, para Danramil, KBO dan Kasi  Polres Lutra, anggota Brimob, anggota Polres, Polsek, anggota Koramil dan para pengurus Bhayangkari.

Aipda Sail Hidayat yang memimpin tim pengambilan darah mengatakan, darah dari ratusan pendonor, akan
diserahkan ke PMI untuk kemanusiaan.

Di tempat terpisah, para personil Polsek dan Koramil AKBP melaksanakan kegiatan bantuan sosial di wilayah  hukum masing-masing.

“Bantuan Sosial dalam rangka HUT ke-73 Bhayangkara diperingati pada 1 Juli 2019, mereka berbagi kasih  dengan warga tak mampu dan anak yatim yang kurang beruntung dalam hal ekonomi,” ucap AKBP Boy panggilan  akrabnya Kapolres Luwu Utara.

Menurutnya, kegiatan bantuan sosial ini juga bertujuan agar personil Polri lebih dekat dengan masyarakat, serta
sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu.

“Kegiatan dalam Dirgahayu Polri yang ke 73, yang jatuhnya pada tanggal 1 Juli 2019. Kita melaksanakan bantuan
sosial, ini salah satu tujuannya adalah meningkatkan hubungan silaturahmi, hubungan dengan masyarakat kita.
Melalui silaturahmi itu saling tolong-menolong saling bantu-membantu yang kesulitan,” ujar AKBP Boyke.

Sementara Kabag Sumda Polres Luwu Utara, Kompol Simon Pakambanan, menuturkan bahwa, jumlah kantong  darah yang terkumpul 60 kantong dan ada anggota 18 orang ditolak untuk mendonorkan daranya karena  kestabilan tubuh yang tidak memungkinkan, yakni tekanan darah tinggi dan rendah, HB tinggi/rendah,” ucap Kabag  Sumda.

Kegunaan dari donor darah ini adalah untuk menjaga kestabilan tub7h dan memenuhi kebutuhan transfusi darah
bagi yang membutuhkan.(yustus)

Pos terkait