MAKASSAR, UPEKS.co.id–Penjaminan kredit program oleh Perum Jamkrindo di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) berjalan mulus. Hingga semester I/2019 realisasinya mencapai 50% dari target kumulatif tahun
ini.
Pemimpin Perum Jamkrindo Wilayah IX Makassar Heryanto Nugroho mengatakan, volume penjaminan untuk kredit program berjalan positif tahun ini. Ini tentu sejalan dengan lancarnya kucuran kredit oleh bank yang menjadi mitra Jamkrindo.
“Total volume penjaminan untuk kredit program sampai Juni 2018 sebesar 50 persen dari target kami tahun ini,” kata Heryanto usai penyerahan bantuan pendidikan lewat gerakan Jamkrindo Peduli Pendidikan (JPP) di SD Bustanul Islamiyah Makassar, pekan lalu.
Kredit program tersebut adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan rumah subsidi berskema Fasilitas Likuiditas
Pembiayaan Perumahan (FLPP). Bank mitra dengan kontribusi tertinggi pads realisasi penjaminan kedua kredit
program itu adalah BRI untuk KUR dan BTN untuk rumah subsidi.
“Sepanjang tahun kita targetkan KUR sebesar Rp7,8 triliun dan FLPP Rp3,2 triliun,” ujarnya.
Di samping itu, penjaminan kredit non program juga terus berjalan di semua Bank Pembangunan Daerah di wilayah cakupan.
“Terima kasih buat BPD. Penjaminan kami berjalan baik di semua BPD, baik penjaminan untuk kredit multiguna,
Kredit pegawai dan lainnya. Kita telah bekerja sama dengan BPD Sulsel, BPD Kendari, Manado, Palu, Maluku hingga Papua,” sebutnya.
Terkait langkah strategis yang bakal ditempuh tahun ini untuk menggenjot bisnis perusahaan, Heryanto mengatakan, akan segera merealisasikan kerja sama dengan PT Semen Tonasa untuk memperkuat penjaminan di segmen distributor dan penjaminan pengadaan barang dan jasa.
“Produk surety bond khususnya Penjaminan proyek baru akan tumbuh baik di semeter II. Itu siklusnya. Makanya,
kita juga akan kejar kerja sama dengan Semen Tonasa. Saya optimis terealisasi tahun ini,” pungkasnya. (hry).




