ANEKA

Warga Buakayu,Bonggakaradeng Demo PT MEH

TANA TORAJA,UPEKS.co.id– Sekitar 60 warga Lembang Buakayu Kec. Bonggakaradeng Kab. Tana Toraja,  Kamis (09/05/2019) demo.

Kegiatan dikoordinir Jhonlie Sandakila, SE (Kalem Buakayu) dan Pdt. Natan Suaris S.Th. Mereka mendatangi PT.  Malea Energy Hydropower dan menyampaikan aspirasinya.

Atas pemakaian kata “Malea” yang dipakai perusahaan. warga menuntut perusahaan Rp1 Miliar. Jika perusahaan  beroperasi, warga akan menerima royalti tiap bulan, kata pendemo.

Dikatakannya, PT.MELEA ENERGY HYDROPOWER perlu membangun jembatan Baja Baja di Balulang untuk  dilalui kendaraan dan menggantikan jembatan gantung yang tumbang.

Selain itu diharapkan, sepanjang pinggir sungai Sa’dan dalam wilayah Lembang Buakayu agar dibuatkan  talud atau di bronjol.

Hosting Unlimited Indonesia

Tuntutan lain, akses jalan sekitar perusahaan di lembang Buakayu diperbaiki atau di cor. Selanjutnya, tenaga kerja  (pelamar) dari masyarakat Buakayu, kategori tenaga lokal yang harus diprioritaskan.

Kemudian, diharapkan ada anggota masyarakat Lembang Buakayu, satu atau dua orang diangkat perusahaan  sebagai Humas. Kalau PT. MALEA sudah beroperasi, agar ada aliran listrik gratis pada warga Buakayu.

Pantauan Upeks, sedikitnya 50 personel gabungan Polres Tana Toraja dan Polsek Bonggakaradeng dipimpin Kabag Ops Kompol Budi Gunawan,SE, MH didampingi Kapolsek Bonggakaradeng Iptu Wellem Panggeso mengawal para pendemo.

Selama aksi berlangsung, Kabag Ops mengimbau pendemo tetap tertib dan menaati aturan unjuk rasa. Jangan  anarkis apalagi merusak fasilitas umum.

Pelaksanaan demo di tiga titik, Perusahaan PT. Malea, DPRD Tana Toraja dan di Kantor Bupati Tana Toraja.

“Terima kasih kepada pengunjuk rasa yang telah melaksanakan kegiatan dengan tertib tanpa melakukan aksi-aksi anarkis,” kata Kompol Budi. (Anton).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top