ANEKA

Tim T4P Polres Bantaeng Ringkus  Empat Pelaku Curnak

BANTAENG,UPEKS.co.id—Tim T4P Polres Bantaeng meringkus empat pelaku pencurian ternak (curnak) di beberapa daerah di Kabupaten Bantaeng. Keempat
pelaku itu, Daud (50), Nawir (35), Aril (35) dan Sahir (45). Mereka diamankan secara terpisah.

“Sahir diamankan Rabu 6 Maret 2019, tiga pelaku lainnya lebih dulu diamankan, 28 Februari 2019 dini hari,” kata Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan,  Senin, (11/3/2019).

Dikatakannya, penangkapan tersebut berdasarkan laporan polisi dari korban pencurian, aSakkiri bin H Mada yang rugi Rp 23 juta. Pelaku dibekuk merujuk hasil  penyelidikan jaringan pelaku curnak yang diamankan di wilayah hukum Polres Bulukumba inisial ”Ba”.

“Ba mengakui empat ekor sapi curian yang ada padanya dibawa pelaku dari Bantaeng, di kampung Beru Kecamatan Bissappu. Tim T4P melakukan  pengembangan di lokasi yang disebutkan itu,” ungkapnya.

Lebih jauh kapolres menuturkan, saat hendak diamankan, Daud mengetahui kehadiran polisi yang saat itu dalam mobil. Buntutnya, dia mengayunkan parang dan  hendak menyerang anggota polisi. Selanjutnya anggota T4P berikan tembakan peringatan namun tidak dihiraukan. Buntutnya, kaki Daud dilumpuhkan dengan  tembakan.

Setelah diamankan ketiga tersangka mengakui bahwa mereka kerap melakukan curnak di Kabupaten Bantaeng dan Kabupaten Bulukumba. Hasil curian, dijual  ke Jeneponto, selanjutnya tim T4P bergerak ke Jeneponto untuk mengamankan pembelinya.

Hosting Unlimited Indonesia

Hasil penunjukan tersangka anggota mengamankan ”Ad” (penadah) di Kampung Bonto Parang, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto,” ungkap Adip  Rojikan Dalam pemeriksaan, AD mengaku sering menerima barang dari ketiga tersangka yang diamankan tim T4P Polres Bantaeneg.

Ketiga tersangka mengaku pernah curi sapi di beberapa tempat di Kabupaten Bantaeng. Antara lain, tiga sapi betina di Desa Borong Tarampang, dua ekor kuda  di Kampung Bakarayya, dua ekor kuda di Kamoung Panoang desa Papanloe, dua ekor sapi di desa Papanloe dan lima ekor kambing. Semua hasil curian dibeli  ”Ad”, ujaranya.

Selain di Bantaeng, tersangka juga mengaku pernah curi 5 sapi dan dua kuda di Bulukumba. Usai ringkus tiga pelaku sebelumnya, Polres Bantaeng lalu kembali  mengamankan pelaku lainnya, Sahir Rabu, 6 Maret 2019.

“Bermula dari penunjukan tersangka Daud yang diamankan sebelumnya, bahwa yang ditemani melakukan pencurian 3 ekor sapi di Kampung Bonto Tarampang,  Deesa Bonto Bulaeng, Kecamatan Sinoa adalah Sahir, sehingga TIM T4P melakukan pencarian terhadap pelaku tersebut,” ungkap Adip.

Sekitar jam 01.00 wita, kata Adip, tim T4P mendapat informasi keberadaan Sahir di Kampung Sinoa sedang mengendarai sepeda motor Yamaha VEGA ZR,  sehingga petugas kepolisian mengendap di jalan yang akan dilewatinya itu.

“Berselang 30 menit saudara Sahir melintas dengan mengendarai sepeda sepeda motor merk VEGA ZR, petugas langsung menghentikan sepeda motor tersebut.  Selanjutnya tersangka SAHIR Bin PAIMA diamankan dan dibawa ke Mapolres Bantaeng,” bebernya.

Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancam pidana paling lama tujuh tahun. Khusus ”Ad” selaku pembeli barang hasil curian akan dijerat pasal 480  KUH Pidana. (penulis berita: IPA).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top