ANEKA

Sekkab Gowa Pimpin Pergantian Jaga Pasukan Tubarani Museum Istana Balla Lompoa

GOWA,UPEKS.co.id— Prosesi pergantian jaga pasukan Tubarani Museum Istana Balla Lompoa Kabupaten Gowa  digelar, Minggu (17/3/2019) pukul 17.00 Wita di halaman Museum Istana Balla Lompoa.

Pergantian jaga kali ini, dipimpin Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa Muchlis dihadiri para anggota Forkopimda
serta jajaran pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.

Sudah menjadi rutinitas dan menjadi agenda tetap Pemkab Gowa dalam setiap tanggal 17 di bulan berjalan dihelat  pergantian jaga pasukan Tubarani yang pada dasarnya akan menggantikan pasukan yang telah bertugas jaga  elama sebulan penuh kemudian diganti lagi oleh tim pasukan tubarani yang baru.

Tradisi yang merupakan wisata budaya ini telah lama diterapkan Pemkab Gowa. Pasukan yang menggunakan  pakaian adat berwarna merah tampil lengkap dengan senjata khas serta panji-panji kerajaan Gowa. Mereka  berkirab diiringi tabuhan gandrang, alat musik khas Sulsel.

Selain mempertontonkan prosesi kirab pasukan, tujuan Pemkab menggelar kegiatan budaya ini tiada lain untuk  menanamkan keunikan wisata budaya Kabupaten Gowa. Beberapa tarian adat dan lagu-lagu daerah Makassar  pun ditampilkan dalam kegiatan tersebut sehingga menyuguhkan nuansa wisata adat dan budaya yang mulai  diseriusi Pemerintah Kabupaten Gowa.

Hosting Unlimited Indonesia

Kasi Promosi Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Gowa, Nursapa mengatakan, kegiatan seperti ini telah rutin  dilaksanakan sejak 2011. Hal ini dilakukan agar kekayaan budaya tersebut tidak hilang tergerus oleh zaman.

Dia menjelaskan, di masa lalu Kerajaan Gowa merupakan pusat kerajaan terbesar di belahan nusantara timur.  Dan juga menjadi pemegang hegemoni dan supremasi yang diakui se nusantara dan mancanegara di samping  Kerajaan Sriwijaya yang terletak di bagian barat dan Kerajaan Majapahit di bagian tengah Nusantara.

“Pasukan Tubarani merupakan salah satu lambang semangat patriotik pejuang dan rakyat Gowa yang menjunjung  tinggi dan menghormati kebebasan dan kemerdekaan,” kata Nursapa.

Dijelaskan Nursapa, adapun panji-panji yang dibawa oleh pasukan tubarani merupakan tanda pengikat kesetiaan,  dedikasi, pengabdian dan tanggungjawab serta rasa kecintaan dan kesetiaan tinggi terhadap Kerajaan Gowa di  masa lalu.

Sekkab Gowa Muchlis disela prosesi pergantian jaga tersebut mengatakan giat ini salah satu kekayaan yang  dimiliki Kabupaten Gowa yang harus terus dijaga.

“Semoga prosesi adat pergantian jaga ini makin lestari sehingga menjadi sebuah event wisata di Gowa,” jelas  Muchlis. (sofyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top