SULAWESI SELATAN

Jejaki Tiga PLTA PT Vale di Sorowako

Sorowako, Upeks.co.id — Sejak awal beroperasi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) telah memegang visi sebagai perusahaan tambang yang peduli terhadap kelangsungan alam.

Memproduksi nikel dengan penerapan dan pemanfaatan teknologi yang ramah lingkungan, termasuk dalam menciptakan energi bagi keutuhan produksi melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Kini, PT Vale memiliki tiga PLTA, yakni Larona, Balambano, dan Karebbe yang berfungsi sebagai pemasok tenaga listrik untuk mengoperasikan furnace (tanur peleburan dan pengolahan biji nikeh) di pusat pengolahan (process plant) di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hosting Unlimited Indonesia

Hidro Operasion Supervisor PT Vale, Sukardi Lanang mengatakan untuk sumber tenaganya, PLTA mendapatkan dari tiga danau yang berada di Luwu Timur.

“Diantaranya Matano, Mahalona dan Towuti yang mengalirkan air melalui Sungai Larona menuju turbin. Sedangkan untuk mengontrol level air Danau Matano, diatur melalui pintu-pintu air,” ungkapnya, Jumat (29/3/2019).

Sukardi melanjutkan, saar ini debit air diperkirakan mencapai 36 kubik, atau dalam kondisi normal. Hal ini dilihat dari ketinggian Danau Towuti dan Matano.

“Karena level dari dua danau tersebut berada di titik maksimal,” tambahnya dalam Journalist Visit 2019, di lokasi bendungan PLTA Balambono.

Di sisi lain, sambung dia,  ketiga PLTA ini berfungsi sebagai bangunan pengendali banjir melalui sistem kontrol di pintu-pintu air tersebut. “Perihal ini diketahui bila curah hujan tinggi, debit air sungai dapat meluap dan berdampak pada pemilik area pertanian di daerah hulu tentunya,” tuturnya. (Mimi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top