ANEKA

DKP Makassar Berdayakan Kelompok Tani Lorong

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Guna menumbuhkan kesadaran bewirausaha melalui pemanfaatan lahan, Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar edukasi masyarakat melalui Pembinaan Kelompok percepatan
Penganekaragaman Konsumsi Pangan, Selasa (26/3/2019).

Kepala Seksi Konsumsi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Ferdi Muhtar mengatakan pembinaan ini salah satu kegiatan yang dimaksimalkan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam bewirausaha melalui pemanfaatan lahan oleh kelompok tani lorong.

“Pembinaan ini merupakan kegiatan rutin kami yang dimaksudkan dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam  memanfaatkan lahan ataupun meningkatkan produktivitas pangannya,” terang Ferdi.

Tidak hanya itu, setalah kami memberikan pembekalan, masyrakat tersebut yang tergabung dalam suatu kelompok dibantu lagi sesuai kebutuhan. Sehingga kata dia, tidak hanya materi yang diberikan tapi juga faktor pendukungnya  juga ditunjang.

“Kami tidak hanya sekadar membekalinya dengan materi, tapi juga membantu dengan memaksimalkan kebutuhan  lainnya mulai bibit, pupuk, alat penyiram hingga mendampinginya dipasar,” terangnya.

Dijelaskannya, pada kegiatan ini diikuti oleh kelompok tani yang berasal dari berbagai kecamatan seperti  Tamalanrea, Biringkanaya, Tamalenrea, Wajo dan lainnya.

Hosting Unlimited Indonesia

Selain itu, hasil produksi kelompok tani ini pun kami dampingi. “Bahkan kami menggandeng beberapa perusahaan yang dimaksudkan sebagai media pemasaran hasil produksi kelompok tani ibu rumah tangga binaan ini tentunya,”  jelasnya.

Ditambahkannya, jika saat ini, pihaknya membina sekitar 800 kelompok tani yang tersebar diberbagai lokasi. Dan  kata dia, khusus pada kegiatan ini, diikuti sekitar 90 kelompok tani.

Sementara itu, salah seorang peserta yang tak lain merupakan Ketua KWT Totaka Indah kelurahan Totaka  kecamatan Ujung tanah, Aisyah Gani mengaku jika pendampingan yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar sangat mempengaruhi pertumbuhan produksinya.

“Kegiatan ini sangat berdampak positif bagi kami dalam meningkatkan produktivitas hasil pangan,” katanya.

Apalagi kata dia, tidak hanya dibekali dengan materi tapi juga diberi bantuan bahkan dimediasi dalam memasarkan produk baik di pasar tradisional hingga di pasar modern.

Diakuinya, ia mulai mendapat pembinaan sekitar setahun lalu. “Kami sendiri mulai mendapat pembinaan sejak setahun lalu. Dan hasil produksi kami sudah puluhan kg yang dipasarkan,” terangnya.

Ia berharap, perihal tersebut bisa berjalan seterusnya, karena tentunya hal ini selain bisa menumbuhkan spirit bewirausaha tentunya juga bisa dijadikan tonggak peningkatan perekonomiaan kota Makassar.

Sekadar diketahui, kelompok tani binaan Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar yang dinahkodai oleh Sri Sulsilawati, sudah menghasilkan berbagai macam sayuran menyehatkan seperti cabai kangkung, okra, kacang panjang dan masih banyak lainnya. (Mimi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top