
MAMASA,.co.id—Pemerintah Kabupaten Mamasa, Kamis 7 Pebruari 2019 menerima secara resmi tim audit BPK RI Perwakilan Sulbar yang terdiri empat auditor.
Diantaranya, Wijaksono Agung Prabowo sebagai Ketua Tim, Nurhendrastomo, David Patasaung dan Ni Nyoman Aryani Widyastuti.
Hadir dalam penerimaan tim auditor ini, Bupati Mamasa, Dr. H. Ramlan Badawi, MH., Wakil Bupati Mamasa, Pnt. Marthinus Tiranda, Asisten dan Staf Ahli,
Kepala OPD bersama jajaran yang membidangi perbendaharaan.
Ketua Tim Audit BPK RI Perwakilan Sulbar, Wijaksono mengatakan, delapan fokus pemeriksaan untuk tahapan kali ini. Fokus pertama terkait laporan Dana Desa TA 2018, selanjutnya, Pengeluaran modal setelah perubahan awal aset tetap, Pemberian hibah kepada Badan atau Lembaga atau Organisasi Masyarakat yang tidak memenuhi syarat baik SKT maupun Badan Hukum.
Selanjutnya, Aset tetap SMA, Pemeriksaan atas LKPD yang entitas yang terdampak bencana, Pelampauan anggaran tanpa melalui APBD perubahan, Hak atas ASN yang telah diputus pengadilan (inkracht) bersalah dan dipidana dalam tindak pidana umum/TPK serta Pajak PBB P2.
Sebelumnya, Wicaksono menjelaskan, audit atas laporan keuangan Pemda Mamasa 2018 ini terdiri dari empat tujuan. Untuk memantau tindaklanjut atas hasil pemeriksaan tahun-tahun sebelumnya, Menilai efektifitas SPI (Test Of Control/TOC) dalam penyusunan LKPD untuk memberikan kesimpulan atas efektifitas SPI, Menilai kepatuhan atas peraturan perundang-undangan serta melakukan pengujian pengendalian dan subtantif yang dilakukan terbatas atas transaksi akun.
Bupati Mamasa, Dr. Ramlan Badawi, MH mengatakan, audit ini tentu akan mendorong dan memotivasi Pemda Mamasa agar terus bekerja lebih baik akan mengelola keuangan lebih maksimal sesuai koridor aturan yang berlaku.
Lanjutnya, Mamasa sudah banyak berbenah sehingga beberapa tahun terakhir mendapatkan opini WTP namun demikian kata Bupati “Kita tidak boleh lengah, kita sadar memang masih ada kelemahan yang perlu dibenahi bersama, sehingga saya menyampaikan supaya semua betul-betul siap untuk diperiksa”. (Leo)




