MAKASSAR,UPEKS.co.id—Belajar bahasa tidak cukup hanya teori namun, perlu pembiasaan. Inilah yang
diterapkan puluhan mahasiswa Sastra Asia Barat yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Sastra Arab HIMSAB UMI, dengan gelar perkampungan Bahasa Arab ke VIII.
Kegiatan diawali pembukaan dan pelepasan oleh Prof. Muhammad Basri Dalle,, M.Hum Dekan Fakultas Sastra UMI di Aula Fakultas Sastra, baru-baru ini.
Hadir Wakil Dekan III, Abd.Majid, S.Sos.,M.Si,Wakil Dekan IV, Drs.H.M Nurwakka, MA dan pembina, Dr.Nurtaqwa Amin,M.Hum, serta sejumlah Pengurus Lembaga Mahasiswa FS UMI.
Fahrul, Ketua Himpunan Sastra Arab, mengatakan Tema Kegiatan ”Meningkatkan Girah Bahasa Arab sebagai Bahasa Al Qur’an”, T
Tujuannya pertahankan eksistensi Bahasa Arab sebagai bahasa Al Qur’an pada mahasiswa Sastra Arab dan masyarakat dengan pembiasaan serta siswa dan Santri Pesantren Wihdatul Ummah, di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa di lokasi Perkampungan Bahasa selama sepekan.
Dr. Agus Salim Beddu Mallla,MA, Ketua Prodi Bahasa dan Sastra Arab UMI berharap, program ini dilaksanakan dua kali setahun agar permahir bahasa Arab. Kegiatan ini wajib diikuti mahasiswa Sastra Arab, sebelum KKN, Targetnya, menjaga kompetensi keilmuan mahasiswa bidang Bahasa Arab.
Dekan sangat merespon, karena program ini selain untuk pendalaman ilmu secara praktis juga sebagai ajang promosi bagi Prodi Sastra Arab UMI dalam bentuk Raihlah Lughawia, sosialisasi pengajaran di pesantren dan sekolah di sekitar perkampungan bahasa Arab hingga 30 Januari 2019, (rls).




