ENREKANG, UPEKS.co.id — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Enrekang bersama Tim GAKUMDU malam ini akan melakukan rapat terkait video viral berdurasi 2 menit yang saat ini sudah ratusan kali di bagikan di Platform media sosial dan menjadi perbincangan publik yakni seorang perempuan yang di duga tim Sukses salah satu Caleg dari Dapil 3 di Enrekang yang meminta kembali uangnya karena mengira orang yang dia berikan uang tidak mencoblos Calegnya.
Try Sutrisno Koordinator Divisi Penanganan, Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Enrekang kepada Upeks mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penelusuran yang dilakukan oleh Panwas Kecamatan Alla karena diduga video tersebut diambil disalah satu rumah warga di Buasan, Desa Pana, Kecamatan Alla.
” Sebenarnya sebelum video itu viral kami sudah mulai melakukan penelusuran. Tetapi karena sudah ada warga yang melapor maka laporan itu kami terima dan berdasarkan laporan tersebut Bawaslu akan bekerja mengkaji kasus tersebut”. Ujar Tri Kepada Upeks.
Dia menjelaskan seluruh pihak terkait yang ada dalam video tersebut dan juga Caleg dimaksud akan dipanggil untuk dilakukan klarifikasi. Jika ditemukan pelanggaran s maka proses akan dilanjutkan sesuai aturan yang berlaku.
” Jadi malam ini Tim Gakumdu akan melakukan rapat untuk mengambil langkah selanjutnya. Kasus ini akan kami proses dan akan kami lakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang ada dalam video tersebut”. Tambahnya.
Koordinator Divisi HP2H, Haslipa juga mengatakan hal yang sama. Dia mengatakan, Bawaslu saat ini tengah merampungkan semua bukti-bukti terkait video viral tersebut. Bawaslu akan bekerja menindaklanjuti laporan masyarakat dan jika terbukti ada pelanggaran hukum, maka Bawaslu dan Tim Gakumdu akan melakukan proses sesuai aturan yang ada.
Sekedar mengulik terkait video viral yang direkam warga, saat Tim sukses Caleg dapil 3 yang meliputi Kecamatan Alla,Curio, Baroko dan Masalle ini meminta agar warga tersebut mengembalikan uang yang diberikan pada malam pencoblosan karena diduga warga tersebut satu keluarga ternyata tidak mencoblos Caleg yang bernama Umar.
Video ini seketika viral dan menjadi sorotan warga hingga dilaporkan kejadian tersebut ke Bawaslu Enrekang. Masyarakat sangat berharap Bawaslu bekerja profesional dan tegas. Jika memang harus di tindak segera dilakukan tindakan karena menurut salah seorang warga desa Pana, dugaan politik uang dalam video ini jelas terjadi dan itu dilakukan pada Minggu tenang dimana besoknya sudah dilakukan pencoblosan. (Sry)

