Teliti CSR Semen Tonasa, Kepala Perpustakaan Komunikasi Unhas Raih Doktor

Teliti CSR Semen Tonasa, Kepala Perpustakaan Komunikasi Unhas Raih Doktor

MAKASSAR, UPEKS.co.id – Dosen Ilmu Komunikasi Unhas, Sitti Murniati Muchtar berhasil menyandang doktor Ilmu Komunikasi setelah memperthankan disertasi di hadapan penguji pada ujian promosi doktor di ruang Prof Syukur Abdullah, Fisip Unhas, Selasa (14/02/2023). Murni – panggilan akrab Murniati Muchtar – lulus dengan predikat sangat memuaskan pada sidang promosi yang dipimpin Dekan Fisip Unhas, Dr. Phil. Sukri, M.Si, dengan penguji eksternal Prof. Dr. H. Ahmad Sihabudin, M.Si, sekaligus guru besar Fisip Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Di hadapan penguji dan promotor, Murni yang juga kepala Perpustakaan Depart. Ilmu Komunikasi Unhas ini memaparkan hasil penelitian berjudul Strategi Komunikasi Pengendalian Dampak Lingkungan Melalui Program CSR Pada Semen Tonasa.

Bacaan Lainnya

Dalam temuan penelitian, Murni menyebutkan pentingnya perusahaan membangun komunikasi dengan masyarakat dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR). Proses komunikasi, kata dia, harus melalui beberapa tahapan, seperti memahami kondisi khalayak, memahami isi pesan yang akan disampaikan, memiliki tujuan kegiatan sampai pada memahami metode dan media apa yang harus digunakan untuk menjalankan proses komunikasi.

“Pelibatan masyarakat dalam mendukung sebuah program perusahan sangat penting untuk mensukseskan suatu perencanaan, karena permasalahan yang dihadapi perusahaan tidak cukup hanya bisa diselesaikan secara internal, tetapi sangat dibutuhkan dukungan dari luar,” papar Murni.

Murni juga menjelasnya, program CSR dalam pengendalian dampak lingkungan harus menjadi prioritas perusahaan, mengingat dampak yang ditimbulkan melalui aktivitas penambangan bisa berdampak buruk. Apalagi, jika penambangan tidak disertai dengan manajemen dan perencanaan yang matang.

Karena itu, kata Murni dalam temuan penelitiannya, sebelum melakukan aktivitas penambangan, perusahaan harus memiliki izin baik secara administrative maupun langkah-langkah untuk meminimalisasi dampak yang akan ditimbulkan perusahaan.

Implementasi pelaksanaan program CSR dalam pengendalian dampak lingkungan di PT. Semen Tonasa, lanjut Murni, didukung berbagai faktor, di antaranya dukungan masyarakat, respons internal perusahaan serta peran humas dalam melakukan komunikasi dengan berbagai pihak.

“Dukungan masyarakat dari luar cukup baik bersinergi dengan internal perusahan PT. Semen Tonasa, sehingga mampu merealisasikan program CSR dalam pengendalian dampak lingkungan, sehingga dampak yang ditimbulkan dari aktivitas penambangan bisa teratasi dengan baik,” papar Murni.(*)