MAJENE, UPEKS.co.id — Para pejabat, baik itu eselon II maupun pejabat
eselon III di lingkungan Pemkab Majene mulai merasa galau, menyusul
kabar bakal segera dilakukannya mutasi pejabat pada Senin, (31/1/2022)
besok.
Selain resah, situasi ini juga membuat para pejabat pim¬pinan OPD
kurang se¬mangat dan kurang nyaman bekerja. Mereka khawatir bakal
dicopot. Namun, sebagian pejabat ada juga yang justru semakin semangat
menunjukkan kinerjanya untuk perhatian agar tidak dimutasi.
Sejumlah pejabat yang namanya enggan disebutkan mengaku belum tahu
bagaimana nasibnya, apakah dimutasi atau di¬promosikan atau digeser.
“Siapa yang tidak resah dan galau, kita tidak tahu ba¬gaimana posisi
nanti, apakah dimutasi atau digesar, masih bingung,” kata salah
seorang pejabat eselon III yang enggan menyebut namanya kepada
wartawan.
Merebaknya isu mutasi maupun rotasi besar-besaran dikalangan ASN
lingkup Pemkab Majene pekan ini, menjadi perbincangan hangat
dikalangan ASN di sekretariat daerah Majene maupun di beberapa OPD,
diantara mereka mencari tahu kebenaran kabar tersebut kepada sejumlah
awak media yang kerap meliput di lingkungan Pemda Majene.
”Biasanya wartawan selalu tahu lebih awal. Siapa dan berapa orang yang
bakal dimutasi,” tanya salah seorang pejabat Majene yang meminta
namanya disebutkan di Media.
Bahkan beberapa pejabat eselon II dan III mengaku cemas apakah namanya
masuk atau tidak dalamn daftar yang akan dimutasi,“Bagi saya pribadi
sebagai abdi negara siap ditempatkan dimana saja, itu terserah
pimpinan saja,” kata salah satu pejabat di Sekretariat Daerah.
Sementara itu pantauan di rumah jabatan Bupati Majene, terlihat
sejumlah relawaan dan tim pemenangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih,
AST-Arismunandar mulai berdatangan, termasuk beberapa Tim Pengawalan
Percepatan Pembangunan (TBUP3) Kabupaten Majene.(Ali).

