Diamankan Satreskrim, Ada Bermodalkan Dos Minta Sumbangan Demi Bayar Kredit Kendaraan

Diamankan Satreskrim, Ada Bermodalkan Dos Minta Sumbangan Demi Bayar Kredit Kendaraan

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Makassar, mengamankan delapan orang saat melakukan operasi premanisme di wilayah Fly Over Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (16/6/2021).

Mereka yang diamankan inisial SD, RS, YF, SH, HD, TG, RY dan AG. Semua warga Makassar. Mereka ini ada yang masih di bawah umur diantaranya, AD, TG dan RY.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur mengatakan, dari hasil operasi itu, sedikitnya delapan orang yang berhasil diamankan. Empat orang diantaranya melakukan aksi meminta sumbangan atau sedekah.

Namun kata Jamal, dari hasil sedekah ataupun sumbangan yang diperoleh dari masyarakat atau pengguna jalan di sekitar Fly Over tersebut, itu digunakan untuk diri sendiri.

“Ada satu orang yang mengaku memang untuk kepentingan mesjid, tapi itu sedang kami dalami apakah betul atau tidak disalurkan ke mesjid. Karena memang satu orang tersebut ada orang yang ditempati menyetor. Itu sementara diselidiki apakah orang itu setor ke mesjid atau tidak,” jelas Jamal.

Adapun yang lainnya lanjut Jamal, ada yang melakukan pekerjaan sebagai pak ogah dan ada yang mengamen. Tapi cara mengamennya ada aduan dari masyarakat kalau sifatnya memaksa.

“Modusnya mereka menggunakan kardus dan di kardus itu bertuliskan untuk sumbangan salah satu mesjid. Kegiatan itu sudah dilakukan beberapa bulan terakhir, ” lanjut Jamal di kantor Mapolrestabes Makassar, Kamis (17/6/21).

Omsetnya sebut mantan Kapolsek Panakkukang ini, dari beberapa orang ini ada Rp 28 ribu per hari, Rp 31 ribu, Rp 15 ribu dan ada juga sampai Rp 100 ribu lebih per hari.

“Pengakuan mereka melakukan itu untuk kepentingan pribadi. Ada yang mengaku untuk membayar kredit motornya, ” sebut mantan Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar ini.

Kasat Binmas Polrestabes Makassar, AKBP Azhan menambahkan, ini adalah salah satu upaya menindaklanjuti perintah dari bapak Kapolri untuk memberantas premanisme.

“Kalau kita lihat di Makassar akhir-akhir ini sangat marak sekali yang meminta sumbangan mengatasnamakan mesjid. Ini sangat meresahkan masyarakat khususnya pengguna jalan, karena ada sebagian dari mereka kalau tidak diberikan kadang kendaraan orang di coret, ” kata Azhan.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar memberikan sumbangan pada orang yang tepat. Seperti misalnya di panti asuhan.
Karena jika mereka yang melakukan aksi itu menghasilkan banyak, tentu mereka akan memanggil teman-temanya, ” tambahnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS menjelaskan, akan terus dilakukan operasi premanisme baik di jalan ataupun dimana saja. Lando menyarankan kepada masyarakat untuk senantiasa memberikan informasi. Baik secara langsung atau tidak.

“Kami siapkan hotline call center 110 untuk mempermudah masyarakat menyampaikan ke polisi dimana ada tindakan premanisme terjadi. Nanti informasi dari masyarakat itu akan disampaikan melalui radio untuk ditindak lanjuti anggota di lapangan, ” jelas Lando.(Jay)

Pos terkait