MAKASSAR, UPEKS.co.id— Sekretariat DPRD Kota Makassar menggelar Diskusi dengan tema “Motivasi Kerja di Masa Pandemi” dalam rangka Refleksi Akhir Tahun.
Diskusi ini menghadirkan Plt Sekretaris DPRD Kota Makassar Andi Bukti Jufri dan Sekretaris BKD Kota Makassar Basri Rahman.
Dalam pemaparannya, Andi Bukti menjelaskan meski di masa pandemi, tapi staf dalam jajaran sekretariat DPRD Makassar tetap bekerja melalui bentuk pengaturan yang sesuai kondisi pandemi. Misalnya, saat ini ada pembagian kerja di sekretariat DPRD Makassar yakni, yang diwajibkan hadir hanya 50% saja setiap harinya.
“Pengaturan ini yang kita lakukan dalam rangka menghindari terkonfirmasi Covid yang ada di DPRD Makassar. Namun demikian mereka juga harus menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan, dan dilarang berkumpul ini yang kita lakukan untuk menjaga dan menghindari Covid,” ujarnya.
Andi Bukti mengakui, bekerja di tengah pandemi memang agak berat. Namun, dengan kedisiplinan di jajaran stafnya, akhirnya pekerjaan di sekretariat DPRD Makassar juga tetao berjalan baik. Maka dari itu, Andi Bukti selalu menyampaikan, jika kedisiplinan harus selalu ditekankan meski ada anjuran untuk bekerja di rumah melalui pembagian kerja dan WFH.
“Makanya saya sampaikan yang dibutuhkan kedisiplinan, komitmen, kerjasama, kekompakan kita dalam melaksanakan tugas kita. Teman staf sudah memiliki semua itu, sehingga kepatuhan untuk menjalankan kedisiplinan bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Agar staf di DPRD Makassar tetap sehat meski bekerja di tengah pandemi, pihak sekretariat DPRD Makassar selalu memberi dukungan pola hidup sehat pada stafnya dalam rangka menjaga imunitas tubuh mereka.
“Meningkatkan imun degan menggalakkan kembali olahraga. Contoh Jumat kita melaksanakan senam. Karena kita memikirkan teman untuk tetap fight dan imun meningkat. Paling tidak teman-teman terus memberikan motifavasi pada staf. Sehingga dibutuhkan vitamin pada staf agar bisa meningkatkan motivasi kinerja mereka,” tambah Andi Bukti.
Sementara Basri Rahman selaku Sekretaris BKD Kota Makassar dalam pemaparan materinya mengatakan, meski di tengah pandemi seluruh staf bekerja secara WFH. Namun kerja model tersebut membawa manfaat. Yakni tercipta e-government.
“Pemerintahan yang baik mendorong pelaksanaan e-government. Kondisi ini hampir setiap hari kita jumpai di kantor-kantor ada kerja melalui online langsung dengan kementrian di pusat dan melalui teknologi virtual. Jadi hal ini semakin mengakrabkan kita melalui pemanfaatan teknologi informasi,” ujarnya.
Basri juga mengatakan, meski kerja di tengah pandemi, motivasi kerja di level BKD Makassar tidak menurun. “Kita tidak pernah menerima bahwa motivasi kerja menurun. Bahkan kalau mau dikaji, biaya listrik turun. Karena begitu aktivitas pegawai kurang masuk kantor. Tapi mereka bekerja di rumah. Tapi bisa menjamin bahwa motivasi kerja teman-teman meskipun WFH tidak turun,” ujarnya. (jir)




