Selayar, Upeks.co.id- Karang Taruna (KT) Kabupaten Kepulauan Selayar silaturahmi dengan Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Nasional (MPKTN) Muh Rapsel Ali di Warkop Ramdan Coffe, Kamis (12/11/2020) malam.
Selain dihadiri Wakil ketua MPKTN, Muh Rapsel Ali yang juga anggota komisi VI DPR RI Fraksi Partai Nasdem, juga dihadiri Kapala Disperindagkum Selayar, Drs. Hasbullah Kamaruddin, Kepala Dinas PMD, Irwan Baso, Staf Ahli DPR RI Fraksi Partai Nasdem, Darmawan, Ketua Karang Taruna Kabupaten, Ahmad Dzulfiqar, Sekretaris KT, Ahmuddin, SP, dan Pengurus Karang Taruna Kabupaten dan pengurus Karang Taruna Desa.
- Wagub Sulsel Soroti Perlindungan Anak di Pesantren, DPP ICATT Usulkan Satgas Terpadu Awasi Pesantren Tak Berizin
- Marak Kasus Kekerasan di Pesantren, ICATT Dorong Penguatan Sistem Perlindungan Anak yang Profesional dan Humanis
- GP Ansor Sulsel Sukses Gelar PKN X dan Susbanpim IX, Diikuti 120 Kader dari Sumatera hingga Papua
Ketua Karang Taruna Kabupaten, Ahmad Dzulfiqar memaparkan disamping memperkenalkan Pengurus KT yang ada di Kabupaten dan Desa ia juga berharap semoga organisasi Karang Taruna bisa menjadi organisasi yang berbeda dengan organisasi yang lain.
Sementara, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna Nasional (MPKTN) Muh Rapsel Ali mengatakan bahwa setelah pelantikan, kami langsung bergerak cepat untuk bagaimana kedepannya Karang Taruna akan di kerjasamakan dengan perusahaan secara Nasional.
Saat ini Karang Taruna sudah bekerjasama dengan Pegadaian, PT Tajawali Nusantara indonesia, dan beberapa Bank yang akan kita ajak kerjasama denga KT secara Nasional.
“Kami ingin KT yang ada di seluruh Indonesia itu bisa menjadi penggerak ekonomi di Desa-Desanya,” ucapnya.
Selain itu, kata Rapsel bahwa Pengurus KT juga harus punya kredibilitas sehingga bisa diakui dan mencetak pengurus yang hebat di Desanya.
“Konsolidasi itu dimulai dari Desa sehingga nantinya kita punya data best yang valid, dan tentunya KT di Selayar juga mesti mengkonsolidasikan data bestnya supaya kita mempunyai data untuk bisa kita gerakkan ke mitra kita nantinya,” ungkapnya.
“Semoga apa yang kita ciptakan dan harapakan itu bisa terwujud dengan memberi ruang kepada semua sehingga kita bisa saling bersinergi untuk kebesaran Karang Taruna,” pungkasnya.
Ditempat yang sama, Kadis PMD Irwan Baso mengatakan, di selayar ini masih kurang ruang untuk melalukan inovasi, olehnya itu melalui pengurus KT khususnya KT yang ada di Desa agar memanfaatkan Dana Desa.
“Kami sifatnya hanya memfasilitasi dari sisi anggaran karena hampir setiap tahun anggaran karang taruna di setiap Desa sekitar 10 hingga 15 juta dan tentunya kami akan selalu support dan kawal sepanjang program Karang Taruna bermanfaat untuk masyarakat,” tandasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Disperindagkum, Drs. Hasbullah Kamaruddin bahwa kaitannya dengan perkembangan KT kedepan maka ada beberapa pertimbangan dan Faktor yang menjadi tolak ukur berkembangnya sebuah organisasi.
Ia menggambarkan sebuah pelaku usaha. Ketika ingin menjadi pelaku usaha yang berhasil maka sangat perlu diperhatikan dan dipertimbangkan beberapa faktor diantaranya ketersediaan bahan baku yang ada disekitarnya atau dimana dia membuka usaha, melihat kemampuan, Pemasaran harus online dan ketika offline harus mencari tempat yang strategis kemudian jika melakukan usaha itu harus sesuai dengan kebutuhan pasar, ungkapnya.
Giat kegiatan dilanjutkan dengan dialog dan diskusi dan ditutup dengan sesi Foto bersama. (Sya)




