MAKASSAR, UPEKS.co.id — Dalam rangka bulan, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar bekerjasama Himpunan Pembina Bahasa Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan selenggarakan webminar dengan tema “Meneguhkan Berbahasa Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19” dan Launching Buku Karya Dr. H. Sukri Syamsuri, M. Hum. “Permartabatan Bahasa Indonesia, Pelestarian dan Pemertahanan Bahasa dan Sastra Bugis” Rabu (28/10/2020).
Pada kesempatan tersebut Guru Besar Universitas Sriwijaya Palembang Prof. DR. Nurhayati, M. Pd sebagai narasumber, juga turut hadir Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar Prof. DR. H. Ambo Asse, M.Ag, Wakil Rektor II Unismuh Makassar Dr. H. Sukri Syamsuri, M. Hum. Ketua Himpunan Pembina Bahasa Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. DR. Anshari, M. Hum, Ketua Program Studi S2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unismuh Makassar Dr. Abd Rahman Rahim, M. Hum.
Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar Prof. DR. H. Ambo Asse, M.Ag mengatakan pemertahanan Bahasa Indonesia sangat dibutuhkan kepada seluruh rakyat Indonesia. karena Bahasa Indonesia merupakan identitas bangsa yang mempersatukan rakyat indonesia.
“Kalau bukan kita siapa lagi, untuk itu menghargai Bahasa Indonesia sangat dibutuhkan agar Bahasa Indonesia lebih bermartabat,” ujarnya.
Ia mengatakan pada era ini penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar juga perlu dijaga dengan meningkatkan dan mengembangkan literasi berbahasa Indonesia.
“Bahasa Indonesia terbuka dengan menyerap berbagai dari Bahasa Luar. Hal ini mengantarkan Bahasa Indonesia berkembang. Bahasa yang diserap ke dalam Bahasa Indonesia tidak hanya didominasi dari Bahasa Belanda, tapi Bahasa Asing yang diserap ke dalam Bahasa Indonesia yakni Bahasa Inggris, Bahasa Arab,” ungkapnya.
Sementara terkait peluncuran Buku Karya Dr. H. Sukri Syamsuri, M. Hum dengan judul ” Pelestarian dan Pemertahanan Bahasa dan Sastra Bugis” memiliki falsafah yang dalam. disamping mempertahankan eksistensi Bahasa Indonesia, Bahasa Bugis yang merupakan Bahasa Daerah Sulawesi Selatan juga perlu dijaga dan dilestarikan.
“Pelestarian sastra dan bahasa bugis ini harus dipelihara kelestarian. Dan ini patut dihargai, untuk itu buku yang dilaunching hari ini harus disebarkan ke seluruh pelosok, sehingga bahasa bugis dapat dipertahankan disamping Bahasa Indonesia lebih ditingkatkan penggunaannya,” ujarnya.
Ketua Himpunan Pembina Bahasa Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. DR. Anshari, M. Hum sangat mengapresiasi Sedaring yang diselenggarakan HPBI yang bekerjasama Program Pascasarjana Unismuh Makassar.
ia mengajak diera millenial saat ini, Bahasa Indonesia harus dijaga karena Bahasa Indonesia merupakan Bahasa Pemersatu dan Identitas bangsa. “Era sekarang kita menghadapi tantangan untuk itu Bahasa Indonensia kita harus pertahankan, untuk kita harus meneguhkan jati diri Bahasa Indonesia,” tandasnya.
Prof. Anshari, menegaskan bahwa peluncuran buku tersebut merupakan bagian dari pengembangan dan peningkatan martabat bahasa Indonesia.
“Launching buku ini bagian dari bagian pengembangan bahasa Indonesia, kita berharap buku dapat tersebar di seluruh Nusantara, agar bisa menjadi pencerahan seluruh rakyat Indonesia dalam berbahasa Indonesia,” tutupnya. (Rasak).




