ENREKANG, UPEKS.co.id–Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Enrekang, Sutrisno mengumumkan 10 penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Enrekang.
Dari 10 kasus baru tersebut berasal dari Belajen Utara,Kelurahan Kambiolangi, Kecamatan Alla, Kelurahan Juppandang dan Kelurahan Pusserren, Kecamatan Enrekang dan Desa Batu Noni, Kecamatan Anggeraja dan Desa Benteng Alla, Kecamatan Baroko.
Berikut nama-nama yang dirilis Kadis Kesehatan Enrekang terkait kasus baru Positif Covid-19. Inisial AC (20), laki- laki, DH (15), laki-laki dan RG (25) laki-laki dari Kelurahan Pusserren, Kecamatan Enrekang.
Ketiganya dilakukan pengambilan Swab oleh Tim Covid-19 Dinkes Enrekang karena merupakan kontak erat dengan HR kasus terkonfirmasi Covid-19 ke 145. HR adalah ibu kandung dari AC,DH dan RG.
Dikatakannya, 14 Oktober spesimen PCR dikirim ke laboratorium Sentral RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar 15 Oktober 2020, hasilnya RT PCR dinyatakan positif Covid-19. Mereka saudara kandung.
Inisial NA (37), AF (20) warga dari Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang. Keduanya berjenis kelamin perempuan adalah kontak erat dengan HS pasien terkonfirmasi Covid-19 kasus ke 144. HS adalah teman sekantor dengan NA dan AF bahkan selama ini diketahui mereka sering tidur bersama dan sekamar.
Tanggal 11 Oktober Dilakukan pengambilan Swab keduanya oleh Tim Covid-19 Dinkes Enrekang. Tanggal 14 Oktober spesimen Swab PCR dikirim ke laboratorium Sentral RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar dan tanggal 15 Oktober 2020 hasilnya dinyatakan positif Covid-19.
Inisial HW (44),ST(24) dan SW (24). Ketiganya berjenis kelamin perempuan. Mereka adalah warga Lingkungan Belajen Utara, Kelurahan Kambiolangi, Kecamatan Alla.
Dilakukan pengambilan Swab PCR terhadap ketiganya karena kontak erat dengan SB kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ke 138. SB adalah suami HW sementara ST dan SW adalah pekerja dirumah HW.
Tanggal 14 Oktober spesimen PCR dikirim ke laboratorium Sentral RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar dan 15 Oktober hasil pemeriksaan RT-PCR dinyatakan positif Covid-19.
Inisial SM (43), warga Desa Batu Noni, Kecamatan Anggeraja. Saat hendak bepergian ke Kalimantan SM dan anaknya mengunjungi Dinkes Enrekang , 5 Oktober untuk pemeriksaan Rapid tes dan hasilnya Reaktif. Setelah disarankan isolasi mandiri keduanya kembali melakukan pemeriksaan RDT pada tanggal 12
Oktober namun hasilnya tetap reaktif.
” Hari itu juga kita lakukan pengambilan Swab dan dikirim ke laboratorium Sentral RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar. Hasilnya SM Positif Covid-19 di dan anaknya negatif”. Kata Sutrisno.
Selanjutnya Kadiskes yang juga Koordinator Penanganan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Enrekang ini kembali mengumumkan penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 atas nama HR (27), warga Benteng Alla, Kecamatan Baroko.
Dilakukan pemeriksaan Rapid tes terhadap HR karena kontak erat dengan rekan sejawatnya di PKM Baroko. Hasilnya tanggal 17 Oktober dinyatakan positif Covid-19.
” Mereka saat ini sedang menjalani karantina disebuah hotel rujukan untuk Covid-19 di Makassar karena mereka adalah terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala” kata Sutrisno.
Dia mengatakan saat total jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Enrekang sudah mencapai jumlah 157 kasus. Menurutnya Jumlah ini akan terus bertambah jika masyarakat tidak mematuhi protokoler kesehatan.
Untuk itu selaku Kadis Kesehatan dia meminta agar masyarakat terus menjaga kesehatan dengan baik, tetap mematuhi Prokes dan berusaha terus menerus meningkatkan sistem imun tubuh. (Sry)




