GOWA,UPEKS.co.id— Sejak diterapkannya kebijakan belanja online di Pasar Induk Minasamaupa, Kabupaten Gowa, sejumlah masyarakat mengaku sangat membantu upaya pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Penerapan sistem belanja online ini juga membantu masyarakat untuk tetap di rumah tanpa harus beraktivitas dil uar dalam rangka mengurangi resiko penularan Civid-19 atau virus Corona.
Muslimah, warga Kelurahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu mengaku, sangat terbantu kehadiran belanja online ini. Dirinya pun tak perlu harus keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok.
“Alhamdulillah karena sekarang sudah ada belanja online jadi kita tidak mesti ke pasar. Selain membantu kita yang ibu-ibu rumah tangga juga dapat memutus mata rantai penularan Covid-19,” ucapnya saat ditanya soal belanja online, Minggu (12/4/2020).
Menurutnya pula, seluruh menu kebutuhan pokok yang dijual di pasar sangat segar. Termasuk pihak pengelola saat melakukan transaksi sangat ramah dalam berkomunikasi.
“Saya sudah buktikan sendiri, belanja melalui pasar online ini, bahan-bahan yang kita butuhkan lengkap. Tadi saya pesan ayam 2 ekor, lombok besar, bawang dan semuanya masih segar,” ungkapnya.
Dia berterima kasih ke pemkab Gowa melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dipedastri) yang telah memberikan solusi layanan penjualan bahan pokok secara online.
Sehingga masyarakat betul-betul bisa melakukan aktivitas di rumah tanpa perlu ke tempat keramaian seperti pasar untuk mencegah penularan virus.
“Ini sangat membantu kami. Semoga layanan pasar online ini terus ada selama kondisi membaik, kami pun berharap layanan dan kualitas bahan pokok yang dijual terus dipertahankan kesegarannya,” harapnya.
Kadis Perdastri Kabupaten Gowa, Andi Sura Suaib mengaku, pengoperasian hari pertama pembelian dengan sistem online di Pasar Minasa Maupa diterima baik oleh masyarakat.
Hal ini terbukti dengan banyaknya pemesanan, bahkan selain dari warga di wilayah Kecamatan Somba Opu dan Pallangga, beberapa pemesan juga ada dari Kota Makassar.
“Pengantar itu sebelumnya hanya 7, tapi kita tambah menjadi 10 karena pemesan cukup besar. Pertama beroperasi ada 50 orang yang memesan,” katanya.
Untuk kurir atau pengantar, pihaknya melibatkan para tenaga kerja di Pasar Minasa Maupa. Mulai dari cleaning servis dan sejumlah tenaga kerja yang sementara tidak bekerja.
Tahap awal pengoperasian pasar online ini diberikan layanan pengantaran gratis. Sementara di hari-hari berikutnya akan ditetapkan biaya pengantaran sesuai jarak pihak pemesan.
“Satu pekan ini untuk biaya pengantaran gratis. Tapi jika ada pemesan yang memberikan tip itu kita tidak larang,” kata Andi Sura.
Layanan pemesanan di Pasar Minasa Maupa secara online ini berlaku mulai pukul 06.00 hingga 12.00 Wita, sedangkan proses pengantaran dilakukan pada keesokan harinya setelah melakukan pemesanan. Untuk tahap awal layanan pemesanan bisa menghubungi lima kontak pengelola di 085242020895, 087745647022, 085343967828, 085377018345, dan 085256633985.
Beberapa jenis bahan pokok yang dijual antara lain daging, ayam, ikan bandeng, ikan asin, tahu, tempe, beras, bawang merah dan bawang putih, gula pasir, terigu, dan aneka sayur mayur seperti kol, kentang, sawi, lombok, tomat, dan labu.
“Kita mengupayakan agar sistem ini juga bisa diterapkan di seluruh pasar di Kabupaten Gowa. Kami sementara menginfokan kepada kepala pasar untuk mencoba sistem ini, karena jika pasar online ini berjalan dengan baik maka pengurangan kontak dengan orang banyak bisa kita diwujudkan. Sehingga penyebaran virus bisa kita
tekan,” tegasnya. (Sofyan).




