LUTRA.UPEKS.co.id—Kasat Binmas Polres Luwu Utara (Lutra) punya cara jitu menghadapi anak remaja/ siswa di era millenial.
Demikian KasatBinmas Polres Lutra, AKP Wake Andi Maming pada media, Senin (9/12) usai menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas untuk memelihara keamanan, ketertiban dan untuk mewujudkan situasi aman dan kondusif baik dilingkungan sekolah maupun diluar.
Hal itu juga ditekankan pada siswa millenial di halaman upacara SMK Negeri 1 Lutra yang berlokasi di Kecamatan Bone-Bone bersama guru-guru dan Kepala UPT SMKN 1 Lutra, Yulianto S.Pd, M.Si.
“Jangan melibatkan diri bila ada permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan, karena kalian adalah siswa terpelajar yang baik dan taat Agama. Jangan cepat terpancing, terprovokasi, baik berita-berita hoax yang banyak menyebar di media sosial dan jangan memposting berita atau gambar ujaran kebencian yang akan perkeruh suasana,” pesan AKP Andi Wake dihadapan ratusan siswa, dan guru, staf serta Kepala UPT.
Dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres Lutra didampingi staf Sat Binmas dan Bhabinkamtibmas Bripka Budi Admawijaya dan Bripka Abd Halim.
Selain itu AKP Wake Andi Maming menjelaskan, generasi millenial (siswa/i) generasi yang banyak sekali diomongin dan dibicarakan.
Generasi millenial ini menurut Kasat Binmas unik jika dibandingkan generasi sebelumnya. Mungkin karena dampak kemajuan teknologi yang semakin pesat juga mempengaruhi. Hal yang kelihatan lebih berbeda dari generasi sebelumnya dari generasi millenial ini adalah teknologi dan budaya,” tuturnya.
Nah untuk itu, Kasat Binmas Polres Lutra AKP Wake Andi Maming berpesan kepada guru dan Kepala Sekolah, orang tua siswa, beberapa hal yang harus diterapkan dalam pola asuh anak di era millennial.
Tujuannya, agar anak tetap menjadi anak baik dan berbudi pekerti, meski digerus zaman dan teknologi, namun kesopanan dan Agama wajib diperhatikan, tanggungjawab orang tua, kedekatan dalam arti, bukan hanya raga yang dekat namun juga jiwanya.
Antara anak dan orang tua harus ada kedekatan jiwa yang kuat, salah satunya dengan sering memeluk anak adalah salah satu pendekatan emosional yang bisa membuat anak tenang, kuatkan pondasi Agama, bicara yang baik pada mereka, serta lihat perkembangan masa pubertas dan akil baliq mereka. (yustus)




