Pemkot Suguhkan Peluang Investasi Fiber Optik dan ‘Waste to Energi’

Pemkot Suguhkan Peluang Investasi Fiber Optik dan 'Waste to Energi'
KUNJUNGAN. Komisaris Perdagangan Kedutaan Besar Kanada, Julia Pangkey yang diterima sekda Makassar, Sekretaris Muhammad Anshar didampingi Kasubag Kerja sama Pemkot, Najiran Syamsuddin di Balai KotaMakassar, Senin (26/08/19). Ist.

MAKASSAR, UPEKS.co.id–Investor asal Kanada melirik potensi investasi di Makassar. Pemerintah Kota Makassar mengarahkan ke fiber optik dan ‘Waste to Energi’.

Hal itu terungkap dalam kunjungan Komisaris Perdagangan Kedutaan Besar Kanada, Julia Pangkey yang  disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muhammad Anshar didampingi Kasubag Kerja sama  Pemkot Makassar, Najiran Syamsuddin di gedung Balai Kota Makassar, Senin (26/08/19).

Bacaan Lainnya

Kata Najiran, kamar dagang kedutaan kanada melirik potensi investasi di Makassar. Fokus mereka ke segmen  pendidikan dan sosial seperti fasilitas rumah sakit dan pengelolaan sampah.

“Kami kasi data komprehensif mengenai peluang investasi Makassar dan KPBU (Kerja sama Pemerintah dan  Badan Usaha),” kata Najiran.

Di dalam data tersebut, tertera 10 besar potensi investasi di Makassar. Namun, Pemkot Makassar lebih  mendorong ke investasi pengelolaan sampah untuk menghasilkan energi atau Waste to Energi dan Fiber optik  untuk mendukung program smart city.

“Smart city soal waste to energi dan fiber optik itu yang ingin kami fokuskan ke Kanada,” ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muhammad Anshar menambahkan, kerja sama dengan Kanada  sangat strategis mengingat selama ini belum ada kerja sama yang terjalin dengan negara paling utara di Amerika  Utara.

“Kerja samanya bisa di bidang transportasi, kemudian mengatasi masalah sampah dan sanitasi. Tapi tidak tertutup
kemungkinan yang lain,” ujarnya.

Untuk waste to energi sendiri kata Anshar juga berpotensi besar di tengah upaya Pemkot Makassar konsen dalam
pengelolaan sampah sesuai dengan peraturan presiden terkait uoaya mendorong pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan.

“Kalau fiber optik mungkin akan dikerjasamakan dengan pihak swasta kita dan BUMN kita. Bisa jadi. BUMN kan
Telkom untuk mendukung smart city,” pungkasnya. (hry).

Pos terkait