SADAP Mencuat Gantikan Sattar Tabah,  Ketua Umum BPP KKSS 

SADAP Mencuat Gantikan Sattar Tabah,  Ketua Umum BPP KKSS 

MAKASSAR, UPEKS.CO.ID — Meski perhelatan akbar Musyawarah Besar (Mubes),  Badan Pengurus  Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS), masih tiga bulan 15-17 November   2019, di Solo Jawa Tengah, namun beberapa kandidat Ketua Umum berencana menggeser  posisi HM. Sattar Tabah mulai bermunculan.
Paling anyar diperbincangkan adalah sosok Syarifuddin Daeng Punna (SADAP). Putra kelahiran Makassar 12 Oktober 1964 ini, santer disebut sebagai kandidat Ketua umum  periode 2019- 2024. SAdAP, demikian sapaan akrab pengusaha tambang nikel di Sulawesi  Tenggara ini  dianggap cukup piawai memimpin organisasi.
Karier organisasinya diawali sejak duduk  dibangku SMAN 5 Makassar. Selain aktif di  organisasi intra sekolah, Syarifuddin yang berencana bertarung di Pilwali juga  tercatat sebagai kader ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Cabang Lompobattang di tahun  1981 silam.
Saat Mahasiswa, selain aktif di Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI)  Makassar,  SAdAP juga menceburkan diri di berbagai organisasi lainnya.

Owner PT Bosasi  Pratama ini, enggang sesumbar saat ditanya soal namanya termasuk di  Jagokan pada Mubes  ke 11 BPP KKSS mendatang. “Kalau itu amanah, pantang bagi saya  berpaling” ucapnya dalam rilisnya diterima wartawan.

Bacaan Lainnya

Syarifuddin Daeng Punna, menilai KKSS saat ini sudah baik. Hanya perlu lebih ditingkatkan eksistensi pergerakannya mengikuti irama Zaman.

 

Penyatuan visi dan misi  masyarakat perantau asal Sulsel yang bertebaran di seluruh pelosok Tanah Air harus  terus diasah dan disemangati Assimaturureng, dalam nuansa Sipatuwo Sipatokkong atau  perekatan Kekerabatan dalam bahu membahu di daerah rantau dengan senantiasa pedulih  terhadap kampung asal yakni Sulawesi Selatan.

Menurut SAdAP, generasi penerus yang kini disebut generasi milenial, harus lebih  diperkuat pertaliannya melalui media komunikasi, hingga dimanapun mereka berpijak  dengan apupun profesinya, karakter Saudagar Bugis, Makassar, Toraja, Mandar-nya tetap  melekat menjadi pelecut etos Kerja.

“Hal-hal seperti itulah yang perlu menjadi agenda  Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan,” ujar bakal Calon wali kota Makkasar 2020 ini.  (rusli siri)

Pos terkait