TORAJA UTARA,UPEKS.co.id—Santernya pembicaraan terkait bau sampah yang tercium hingga lima kilometer mendapat tanggapan serius dari Bupati Toraja Utara, Kala’ Tiku Paimbonan.
Bupati Kala’ Tiku Paimbonan membantah adanya bau yang tercium sepanjang 5 km. Itu dikemukakan saat jumpa pers terkait objek wisata Ke’te’ Kesu’ kecamatan Kesu’ kabupaten Toraja Utara, Kamis (16/04/2019).
Sebelumnya sangat santer, bau sampah yang meresahkan masyarakat Toraja Utara. Itu terjadi konon akibat tertumpuknya sampah berhari-hari berhari-hari dan tidak diangkut ke tempat pembuangan sampah yang lokasinya telah disiapkan pemerintah Toraja Utara.
Menurut Bupati Torut, sampah yang diisukan pemerhati Toraja Utara, bahwa tercium hingga lima kilometer dan dekat rujab bupati, tidaklah benar.
”Mungkin sampah bertebaran di sepanjang jalan, akibat seringnya warga membuang/melemparkan sampah sembarang tempat, termasuk ke pingggir jalan,” tegas bupati.
Menurut bupati, terhambatnya sampah diakibatkan akses jalan yang belum selesai dikerja menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.
Saat ini sampah sudah mulai terangkut dan memang tempat sampah belum maksimal penempatanya. Di jalan- jalan dan lorong memang masih minim. Itu segera kita tambah dan terus aktif melakukan pembenahan terkait persampahan, tandas bupati. (Anton).




