Diduga tak Serius Tangani Kasus Ipal, Kejari Didemo

Diduga tak Serius Tangani Kasus Ipal, Kejari Didemo

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Puluhan mahasiswa dari penggiat korupsi Celebes Law And Transparency (CLAT),  melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Jl Amanagappa, Kamis (16/5/19).

Bacaan Lainnya

Mereka melakukan aksi unjukrasa di kantor penegak hukum tersebut, untuk mempertanyakan keseriusan Kejari  Makassar dalam menangani kasus dugaan korupsi proyek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (Ipal) Kota Makassar.

Koordinator Lapangan aksi, Irvan Sabang dalam orasinya mengatakan, Kejari Makassar yang dimana dalam menangani kasus dugaan korupsi proyek pematangan lahan dan pemagaran lokasi IPAL, terkesan jalan di tempat  yang berakibat akan kaburnya kasus korupsi tersebut.

Apalagi kata Irvan, proyek pematangan lahan dan pemagaran tersebut, telah menghabiskan anggaran APBD Kota  Makassar tahun 2016-2017 sebesar Rp8 miliar. Dari belasan miliar total anggaran itu, dikucurkan melalui Dinas  Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar.

Lahan tersebut rencananya dipersiapkan dan akan diperuntukkan, sebagai lokasi proyek pembangunan IPAL.

Namun faktanya rencana persiapan lahan IPAL tersebut tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan Pemkot  Makassar.

“Bahkan mulai dari persoalan sengketa lahan hingga tak tuntasnya pengerjaan pematangan lahan dan pemagaran  di lokasi tersebut, ” kata Irvan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, proyek terlihat tumpukan dan timbunan material jenis Sirtu (Pasir Batu) yang tak  digunakan. Serta sisa bongkaran pagar beton. Berdasarkan hasil perhitungan ahli teknik, ditemukan indikasi  kerugian negara sebesar Rp5 miliar lebih.

“Kamipun dari penggiat anti korupsi Celebes Law And Transparancy menduga kuat bahwa Kejaksaan Negeri  Makassar sengaja memperlambat proses penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek tersebut, ”  cetusnya.

Dengan adanya dugaan tersebut, pihaknya mendesak Kejari Makassar untuk segera mengusut tuntas Kasus dugaan Korupsi Proyek Pematangan dan Pemagaran Lahan IPAL Kota Makassar.

Kemudian meminta Kejari Makassar untuk tetap profesional dan tidak mudah di intervensi oleh pihak manapun  dalam penanganan kasus korupsi.

“Kami juga mendesak Kejari Makassar untuk segera menetapkan tersangka pihak-pihak yang terlibat dalam  dugaan korupsi proyek pematangan dan pemagaran lahan IPAL Kota Makassar itu, ” tegasnya saat  menyampaikan orasinya.

Sementara Kasipidsus Kejari Makassar, Andi Mujahida saat menemui pengunjukrasa mengaku berterimakasih  kepada mahasiswa atas dukungannya dalam penanganan kasus itu.

“Terimakasih atas dukungan dan supportnya dalam penanganan kasus itu. Kami tentu akan serius  menangananinya, ” ucap mantan Kasipidsus Kejari Gowa ini. (penulis: Jay).

Pos terkait