Kemenag Sulsel Gelar Rakerwil, Kakanwil: Perkuat Silaturahmi Dan Inovasi

Kemenag Sulsel Gelar Rakerwil, Kakanwil: Perkuat Silaturahmi Dan Inovasi

GOWA, UPEKS– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kemenag Sulsel di Villa Bahagia 4 Malino, Kabupaten Gowa, Rabu (15/7/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Kegiatan diawali dengan laporan panitia yang disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel, H. Aminuddin. Rakerwil diikuti Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota, Kasubbag TU, serta Kepala MAN, MTsN, dan MIN se-Sulawesi Selatan.

Dalam arahannya, Ali Yafid menegaskan Rakerwil bukan hanya menjadi forum evaluasi dan penyusunan program kerja, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi dan kolaborasi seluruh jajaran Kementerian Agama.

“Raker ini bukan sekedar membahas program, ini adalah ajang silaturahmi agar kita semakin kompak dalam membangun Kementerian Agama,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan hasil Rapat Kerja Nasional Kementerian Agama 2026, termasuk kebijakan Work From Anywhere (WFA) setiap Jumat yang tetap diberlakukan sesuai Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama.

Selain itu, Ali Yafid meminta seluruh jajaran tetap semangat bekerja meski pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak dapat menghambat lahirnya inovasi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Rakerwil juga menjadi ajang berbagi praktik baik antarsatuan kerja. Seluruh Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota mengadakan acara unggulan masing-masing sebagai bahan pembelajaran bersama.

Ali Yafid mengapresiasi capaian Kementerian Agama Sulawesi Selatan yang kembali berkontribusi terhadap raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Kementerian Agama untuk selamanya, serta prestasi nasional pada pengelolaan Madrasah EMIS dan EMIS Pondok Pesantren.

Ia mendorong seluruh Kepala Kantor, Kepala Bidang, Pembimas, dan Kepala Madrasah Negeri terus menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan dan pendidikan.

“Kami memberikan ruang seluas-luasnya kepada seluruh jajaran untuk berinovasi. Jika idenya baik dan bermanfaat, tentu kita dukung bersama,” tegas Ali Yafid.

Menutup Arahnya, Ali Yafid mengingatkan seluruh pimpinan agar mengedepankan budaya kerja yang humanis dengan menjunjung nilai sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge, sehingga tercipta lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.(rls)