MAKASSAR, UPEKS — Empat organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan di Kecamatan Bontoala berkolaborasi menggelar Dzikir, Tahlil, dan Doa Bersama dalam rangka menyambut Malam 10 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Bontoala, PAC Fatayat NU Bontoala, Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Bontoala, dan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Bontoala pada Kamis malam (25/6/2026) di Pondok Pesantren MDIA Bontoala, Makassar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Kajian Fikih Perempuan yang digelar oleh PAC Fatayat NU Bontoala pada sore hari. Kajian tersebut mengangkat tema, “Wanita yang berilmu dan memahami fikih akan menjadikan ilmunya sebagai kompas kehidupan, bukan sekadar mengikuti gejolak perasaannya.”
Selanjutnya, peserta melaksanakan salat Magrib dan Isya secara berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan dzikir, tahlil, dan doa bersama yang dipimpin oleh AG. Dr. KH. Abdul Mutthalib A.
Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Bontoala, Rustam, mengatakan bahwa kolaborasi lintas organisasi ini merupakan wujud nyata soliditas organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan dalam menjaga nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
“Kolaborasi ini membuktikan bahwa organisasi pemuda dan organisasi sosial keagamaan di Kecamatan Bontoala tetap solid dalam menjaga nilai-nilai religius serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Bontoala menyampaikan bahwa sinergi berbagai elemen organisasi diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, khususnya kaum perempuan dan generasi muda.
“Kami berharap keterlibatan berbagai elemen organisasi ini dapat membangun chemistry, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, khususnya kaum perempuan dan generasi muda,” tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut juga dihadiri oleh jajaran Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Sulawesi Selatan serta Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Kota Makassar sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi organisasi di tingkat kecamatan.
Melalui kegiatan ini, para penyelenggara berharap momentum Malam Asyura tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah melalui dzikir dan doa bersama, tetapi juga menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat kolaborasi antarorganisasi dalam membangun kehidupan sosial-keagamaan yang harmonis di Kecamatan Bontoala.(*)

