Delapan Warga Camba Digigit Anjing Rabies

Delapan Warga Camba Digigit Anjing Rabies

Pemkab Maros Lakukan Penanganan Darurat

Maros, Upeks.co.id — Delapan warga di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi korban gigitan anjing yang dinyatakan positif rabies. Pemerintah Kabupaten Maros bersama Kementerian Pertanian langsung bergerak melakukan langkah penanganan darurat guna mencegah penyebaran kasus.

Bacaan Lainnya

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengungkapkan penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari Camat Camba terkait seekor anjing yang menyerang warga secara beruntun.

“Anjing tersebut menyerang beberapa warga secara berturut-turut dan sudah ada delapan korban gigitan. Kami segera menginstruksikan petugas untuk memburu dan mengevakuasi anjing itu,” ujar Chaidir, Jumat (9/5/2026).

Sampel anjing kemudian diperiksa oleh Balai Besar Veteriner Maros dan hasil laboratorium menunjukkan hewan tersebut positif rabies.

Kepala BBV Maros, H. Agustia, mengatakan hasil pemeriksaan cepat langsung diteruskan ke Dinas Kesehatan agar para korban segera mendapatkan penanganan medis.

“Hasil pemeriksaan kami sampaikan kurang dari 24 jam supaya korban bisa segera ditangani. Prioritas utama kami adalah keselamatan warga,” katanya.

Menurutnya, satu kasus gigitan hewan yang terkonfirmasi rabies sudah dapat dikategorikan sebagai kejadian luar biasa (KLB) karena berpotensi membahayakan nyawa manusia.

Sebagai langkah pengendalian, BBV Maros menetapkan pengawasan di tiga kecamatan sekitar lokasi kejadian. Sebanyak 500 dosis vaksin rabies dari Kementerian Pertanian juga disiapkan untuk vaksinasi massal terhadap anjing di wilayah Camba.

“Kami menargetkan minimal 80 persen populasi anjing di wilayah ini sudah divaksin dalam satu bulan,” tambah Agustia.

Salah seorang korban, Gufron, mengaku diserang saat sedang jogging pada pagi hari. Ia menyebut anjing tersebut tiba-tiba menyerang tanpa tanda-tanda agresif sebelumnya.

“Saya sempat menendang untuk menghindar, tetapi anjing itu kembali melompat dan menggigit tangan serta betis saya,” tuturnya.

Setelah kejadian, korban langsung membersihkan luka dan mendapatkan perawatan di puskesmas. Kondisinya kini berangsur membaik meski masih mengalami trauma.

Pemerintah mengimbau masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, khususnya anjing, agar segera melakukan vaksinasi rabies. Warga juga diminta segera mencuci luka menggunakan air mengalir dan sabun selama 15 menit apabila tergigit hewan yang dicurigai rabies sebelum menuju fasilitas kesehatan terdekat.(rls)