PINISI 2026 Dorong Percepatan Pembiayaan Sektor Riil

PINISI 2026 Dorong Percepatan Pembiayaan Sektor Riil

 

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah resmi meluncurkan Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) 2026. Ini merupakan upaya mempercepat penyaluran pembiayaan ke sektor riil, untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menegaskan pentingnya mendorong perekonomian berbasis permintaan domestik di tengah ketidakpastian global.
Menurutnya, terdapat sejumlah tantangan yang harus direspons, mulai dari membangun kembali kepercayaan pelaku usaha, mempertemukan pembiayaan dengan proyek prioritas nasional, hingga memastikan transmisi kebijakan berjalan efektif ke sektor riil.
“Dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 sebesar 4,9–5,7% dan terus tumbuh meningkat, BI memperkuat bauran kebijakan, termasuk kebijakan makroprudensial untuk mendorong pertumbuhan kredit dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan,” kata Perry dalam keterangan resminya.
Sementara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sektor jasa keuangan memiliki peran strategis sebagai motor pembiayaan pembangunan.
Airlangga menyebut, kredit perlu tumbuh secara sehat dan menjangkau sektor produktif, termasuk UMKM, yang mampu menciptakan nilai tambah serta lapangan kerja. (aking)