2.563 Lulusan Transportasi Dilantik Menjadi ASN Muda, 44 Lulusan Poltekpel Barombong

2.563 Lulusan Transportasi Dilantik Menjadi ASN Muda, 44 Lulusan Poltekpel Barombong
Menteri Perhubungan secara resmi melantik 2.563 lulusan Program Pola Pembibitan Tahun 2025 sebagai Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) Muda Transportasi Indonesia, yang di antaranya 44 lulusan berasal dari Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong.

TANGERANG, UPEKS.co.id – Menteri Perhubungan secara resmi melantik 2.563 lulusan Program Pola Pembibitan Tahun 2025 sebagai Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) Muda Transportasi Indonesia, yang di antaranya 44 lulusan berasal dari Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong.

Kegiatan Pelantikan Terpadu ini berlangsung khidmat dan penuh makna, menjadi momentum strategis bagi generasi baru SDM transportasi untuk mulai mengemban tugas serta memberikan pelayanan terbaik bagi bangsa dan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan menjadi tonggak awal pengabdian generasi penerus transportasi Indonesia.

Para lulusan telah ditempa melalui sistem pendidikan yang terstruktur dan disiplin, dengan penekanan pada penguatan karakter, kompetensi teknis, dan kemampuan pelayanan publik.

Mereka dipersiapkan sebagai garda depan dalam mewujudkan pelayanan transportasi yang unggul, aman, dan berdaya saing.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandi dalam sambutannya, menyampaikan bahwa transportasi memegang peran vital dalam keberlangsungan bangsa.

“Transportasi adalah urat nadi bangsa. Ia menyatukan pulau, menggerakkan ekonomi, mempertemukan manusia, serta menjadi wajah pelayanan negara,” ungkapnya, Rabu (3/12/2025).

Dudy menegaskan bahwa para calon ASN harus siap ditempatkan di seluruh penjuru negeri, mulai dari Sabang hingga Merauke, Miangas hingga Rote, baik pada sektor pelabuhan, bandara, terminal, hingga pusat kendali transportasi nasional.

Tiga Pesan Utama Menhub bagi ASN Muda Transportasi. Pertama, teknologi adalah sahabat, bukan tantangan. ASN harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan sistem transportasi cerdas.

Kedua adalah, berani berubah dan mengusulkan inovasi-inovasi lahir dari keberanian mencoba, memperbaiki layanan, dan menawarkan ide baru.

“Ketiga adalah melayani dengan Hati, ASN adalah wajah negara. Setiap layanan dan sikap adalah cerminan pemerintah di mata masyarakat,” jelas Menhub.

Calon ASN muda transportasi dipandang sebagai penerus estafet kepemimpinan masa depan. Mereka diproyeksikan tidak hanya sebagai pelaksana teknis, tetapi juga calon Direktur Jenderal, Kepala Badan, hingga pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang akan bertugas di berbagai wilayah Indonesia.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kementerian Perhubungan, serta jajaran pimpinan unit pendidikan dan UPT transportasi.

Turut pula hadir dalam kegiatan tersebut yakni Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini. Ia pun menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada lulusan.

Selain itu, ia menekankan bahwa pelantikan terpadu ini merupakan momentum penting untuk meneguhkan integritas, profesionalisme, dan semangat melayani sebagai fondasi utama birokrasi modern.(Jay)

Pos terkait