Biar Tak Keliru! Fuad Zein Jelaskan Cara Mudah Memahami Jaminan LPS di Bank Digital

Biar Tak Keliru! Fuad Zein Jelaskan Cara Mudah Memahami Jaminan LPS di Bank Digital

GORONTALO, UPEKS.co.id-Popularitas bank digital dan dompet elektronik membuat banyak orang bertanya-tanya: “Apakah uang di e-Wallet atau aplikasi digital lain dijamin LPS?”

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) Fuad Zein, menjelaskan masyarakat perlu memahami dulu apa yang sebenarnya dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Bacaan Lainnya

Saldo E-Wallet Tidak Dijamin Kecuali Di upgrade Menjadi Rekening Bank

Fuad menegaskan bahwa e-Wallet bukan produk simpanan, sehingga tidak masuk skema penjaminan LPS. Aplikasi seperti e-Wallet tidak berstatus bank mereka hanyalah penyedia layanan yang bekerja sama dengan bank digital mitra, misalnya Superbank.

Namun, ada kabar baik.Jika pengguna meng-upgrade e-Wallet menjadi rekening tabungan di bank mitra tersebut, maka dananya langsung masuk dalam perlindungan LPS.

“Begitu masyarakat membuka rekening tabungan di bank digital yang bekerja sama dan melakukan upgrade, barulah simpanannya mendapat perlindungan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank,” jelas Fuad.

Cara Cek: Dijamin atau Tidak? Gunakan “Rumus Tiga Syarat LPS”

LPS mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan rumus sederhana berikut:

1. Apakah bentuknya simpanan?

Termasuk: tabungan, giro, deposito, sertifikat deposito.

2. Apakah disimpan di bank?

Jika hanya tersimpan di aplikasi non-bank atau dompet digital, maka tidak dijamin.

3. Apakah mematuhi aturan LPS?

Misalnya, bunga simpanan tidak boleh melebihi Tingkat Bunga Penjaminan (TBP).

Kalau dua syarat pertama saja tidak terpenuhi, otomatis tidak dijamin LPS.

Dengan rumus ini, masyarakat bisa lebih bijak membedakan mana uang digital yang aman dan mana yang hanya bersifat saldo aplikasi, bukan simpanan.

Mengapa Penting Memahami Ini?

Banyak masyarakat mengira semua yang berbau “digital” otomatis dijamin. Padahal:

Saldo E-wallet dipakai untuk transaksi harian, bukan disimpan sebagai produk bank.

Rekening bank digital adalah simpanan sungguhan, sehingga masuk skema penjaminan LPS.

Ini penting di era cashless supaya masyarakat tetap aman meski transaksinya serba online.

Kondisi Perbankan di Sulampua Masih Aman

Fuad juga memastikan bahwa industri perbankan di Sulawesi, Maluku, dan Papua saat ini dalam kondisi stabil.

“Belum ada penutupan baru. Kita tetap koordinasi dengan OJK, dan sejauh ini bank di wilayah Sulampua masih sehat,” tegasnya.

Boleh Cashless, Tapi Tetap Cek Dulu Statusnya

Saldo aplikasi ≠ simpanan bank

Rekening bank digital = dijamin LPS sampai Rp2 miliar

Upgrade layanan digital Anda bila ingin keamanan ekstra.

Dengan memahami konsep ini, masyarakat dapat menikmati kenyamanan transaksi digital tanpamengabaikan faktor keamanan dan perlindungan simpanan. (Mimi)