MAKASSAR, UPEKS.CO.ID— Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Mario Said bersama jajaran turut mengikuti kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati HUT ke-418 Kota Makassar, pada Sabtu, 8 November 2025.

“Dengan penuh semangat kebersamaan, langkah pagi ini menjadi simbol sinergi dan kekompakan ASN Kota Makassar dalam mendukung tema Merajut Harmoni, Membangun Kebersamaan,” kata Mario.
Dimana, sebanyak 31 ribu warga tercatat menjadi peserta Semarak Jalan Santai dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-54 dan HUT Kota Makassar ke-418 di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (8/11/2025).
Bahkan, Ketua Korpri Pusat sekaligus Kepala BKN, Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel, Jufri Rahman, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham serta jajaran lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tampak berbaur akrab dengan masyarakat dan komunitas yang menjadi peserta jalan santai.
Ribuan peserta tersebut menyusuri rute dari Anjungan Pantai Losari menuju Balaikota Makassar dan kembali lagi ke panggung utama di Anjungan Losari. Jalan santai ini menjadi simbol kebersamaan, kekompakan, dan semangat membangun Makassar yang terus maju.
Di kesempatan tersebut, Zudan Arif menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan Semarak Jalan Santai dalam rangka memperingati HUT Kopri ke-54 dan HUT Kota Makassar ke-418 di Anjungan Pantai Losari.
“Saya ikut bangga dan bahagia. Terima kasih atas undangannya, juga kepada Ketua Korpri Kota Makassar, Pak Zulkifly Nanda. Terima kasih undangannya. Saya turut bangga diundang untuk hadir di acara istimewa ini, Hari Ulang Tahun Kota Makassar yang ke-418,” kata Zudan Arif.
Zudan Arif juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga keamanan dan kerukunan di Kota Makassar. “Kalau anak, umur 418 tahun ini sudah gede banget. Ayo, kita jaga Kota Makassar agar terus aman dan damai. Kita semua sama-sama menjaga kerukunan di kota ini. Jaga ya kota kita agar aman, damai, dan tetap rukun,” katanya.
Ia menilai, keberhasilan pelaksanaan kegiatan berskala besar tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi dan inovasi daerah dalam pembiayaan kegiatan publik melalui konsep pendanaan kreatif (creative financing).
Pihaknya dari Korpri Nasional dan BKN Republik Indonesia memberikan apresiasi tinggi. Tidak mudah membuat acara seperti ini, karena ramai, meriah, dan penuh kebersamaan. Ini wujud kolaborasi dan kekompakan.
Ia memberikan satu catatan penting, Kota Makassar berhasil menerapkan yang namanya creative financing. Dimana, pendanaan kreatif, dengan menggandeng mitra swasta, BUMN, BUMD, dana APBN, APBD, Bank Indonesia, OJK, Forkopimda, semuanya bisa berkontribusi. “Jadi tidak semua harus dibiayai dari APBD. Ini luar biasa, karena dapat menggerakkan ekonomi dari tingkat lokal sampai nasional,” jelasnya. (*)

