MAKASSAR, UPEKS.CO.ID— Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Zuhaelsi Zubir mengunjungi lokasi runtuhnya Jembatan Pampang, Sabtu (26/10/2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi serta memastikan langkah-langkah penanganan dilakukan dengan cepat dan tepat.
Penyebab pasti runtuhnya jembatan masih dalam tahap pengecekan oleh tim teknis, yang meliputi Dinas PU, Konsultan Perencana, Konsultan Supervisi, dan pihak terkait.
Zuhaelsi menjelaskan bahwa pada tahap perencanaan telah dilakukan uji sondir tanah guna memastikan kekuatan pondasi jembatan dan pengerjaan sesuai spesifikasi konstruksi Bina Marga yang berlaku.
Kegiatan Pembangunan Jembatan Pampang ini sesuai Pepres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dilakukan melalui proses tender.
Dalam Kontrak Jembatan Pampang ini adalah sekaligus, dimana akan dibayarkan setelah pekerjaan selesai 100% dan dilakukan PHO (Provisional Hand Over), jadi tidak ada kerugian negara akibat kejadian ini.
Dinas PU juga telah berulang kali melakukan pembangunan jembatan dengan desain dan sistem konstruksi yang sama di Kota Makassar dan sampai saat ini kondisinya dalam keadaan baik dan masih dipergunakan oleh masyarakat setempat.
Jika ditemukan adanya kelalaian dari pihak penyedia jasa terkait runtuhnya jembatan ini, Dinas PU akan mempertimbangkan pemutusan kontrak sesuai dalam aturan pengadaan barang dan jasa.
Zuhaelsi Zubir menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keselamatan dengan menjauhi lokasi.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami berkomitmen memastikan penanganan dilakukan dengan cepat dan tepat, serta memastikan tidak ada potensi bahaya lebih lanjut di area ini,” tegas Zuhaelsi. (*)




