PLN UIP Sulawesi Berikan Dukungan TIK untuk Meningkatkan Edukasi Digital Siswa di SMP Negeri 2 Bungku Timur

PLN UIP Sulawesi Berikan Dukungan TIK untuk Meningkatkan Edukasi Digital Siswa di SMP Negeri 2 Bungku Timur

Morowali, Upeks.co.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan dukungan fasilitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kepada SMP Negeri 2 Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Selasa (21/7). Dukungan tersebut merupakan wujud komitmen PLN dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas akses siswa terhadap pembelajaran berbasis digital.

 

Bacaan Lainnya

Bantuan yang disalurkan meliputi 25 unit komputer, 2 unit laptop, 2 unit printer multifungsi, 1 unit proyektor beserta layar, peningkatan kapasitas daya listrik, serta penyediaan jaringan internet dan perangkat pendukung laboratorium TIK. Seluruh fasilitas tersebut akan dimanfaatkan oleh 65 siswa serta 14 guru dan tenaga kependidikan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, meningkatkan literasi digital, memperluas akses terhadap sumber pembelajaran, serta mendukung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

 

Penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh Manajer PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tenggara, Ronny Aprisaputra, yang hadir mewakili General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, bersama Camat Bungku Timur Arsan, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali Ilham Dahlan, serta Kepala SMP Negeri 2 Bungku Timur Hamsia.

 

Secara terpisah, General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan bahwa dukungan terhadap sektor pendidikan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. “Transformasi digital di bidang pendidikan perlu didukung dengan ketersediaan fasilitas yang memadai agar para siswa memiliki kesempatan yang semakin luas untuk belajar, berkembang, dan meningkatkan kompetensinya. Melalui bantuan ini, PLN berharap dapat mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih inklusif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi,” ujar Aditya.

 

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan perangkat komputer, tetapi juga dilengkapi dengan peningkatan kapasitas daya listrik dan penyediaan jaringan internet agar laboratorium TIK dapat berfungsi secara optimal. “Kami berharap fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan, baik untuk kegiatan pembelajaran sehari-hari, pelaksanaan ANBK, maupun pengembangan kompetensi digital siswa dan tenaga pendidik. Dukungan terhadap pendidikan merupakan investasi penting dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing,” tambah Aditya.

 

Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali, Ilham Dahlan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pengembangan pembelajaran berbasis teknologi di SMP Negeri 2 Bungku Timur. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN atas kepedulian serta kontribusinya terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Morowali. Bantuan fasilitas TIK ini menjadi dukungan yang sangat berarti bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan kompetensi digital peserta didik,” ungkap Ilham.

 

Ilham berharap fasilitas yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan oleh pihak sekolah, baik dalam menunjang kegiatan belajar mengajar maupun pelaksanaan program pendidikan berbasis digital.

 

Kepala SMP Negeri 2 Bungku Timur, Hamsia, mengatakan bantuan fasilitas TIK tersebut akan memberikan dampak positif bagi sekolah, terutama dalam meningkatkan akses siswa terhadap teknologi dan sumber pembelajaran digital. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan fasilitas TIK yang diberikan kepada SMP Negeri 2 Bungku Timur. Fasilitas ini sangat membantu sekolah dalam menghadirkan proses pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan mengikuti perkembangan teknologi,” ujar Hamsia.

 

Hamsia menegaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk menjaga dan memanfaatkan seluruh fasilitas secara bertanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh para siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

 

Melalui Program TJSL, PLN UIP Sulawesi terus memperkuat perannya tidak hanya sebagai pelaksana pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan sosial yang berkelanjutan. Dukungan terhadap sektor pendidikan menjadi salah satu langkah PLN dalam mendorong terwujudnya sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan teknologi. (*)

Pos terkait