Pangkep, Upeks.co.id — Tim dosen dan mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di UPT SMP Negeri 1 Liukang Tupabbiring, Pulau Balang Lompo, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, pada 6–10 Juni 2026. Kegiatan ini diarahkan untuk mendukung pembelajaran digital di wilayah kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan pasokan listrik dan akses internet. Selain memberikan pelatihan kepada guru, tim Unibos juga menyerahkan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi alternatif bagi sekolah.
Kegiatan bertema “Penerapan Teknologi Energi Mandiri untuk Mengatasi Keterbatasan Listrik dan Mendukung Transformasi Digital Sekolah di SMPN 1 Liukang Tupabbiring” ini dilaksanakan melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PKM). Program tersebut mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026. Program ini menghubungkan penguatan kapasitas guru dengan penyediaan dukungan energi alternatif yang sesuai dengan kebutuhan sekolah.
PKM tersebut diketuai oleh Dr. Restu Januarty Hamid, S.Pd.I., M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Bosowa. Tim pelaksana turut melibatkan Prof. Dr. Asdar, S.Pd., M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Sri Rahmadhanningsih, S.Pd., M.Si.P. dari Program Studi Pendidikan Matematika. Mahasiswa Universitas Bosowa juga berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan dan pendampingan peserta.
Dalam kegiatan tersebut, para guru memperoleh materi mengenai pembelajaran digital hybrid yang memadukan penggunaan media secara daring dan luring. Peserta juga mempraktikkan pembuatan media pembelajaran interaktif yang dapat disimpan dan dijalankan secara lokal tanpa bergantung pada koneksi internet. Media tersebut dapat ditampilkan melalui Smart TV yang tersedia di sekolah sehingga tetap dapat dimanfaatkan ketika jaringan internet terbatas.
Selain pelatihan, tim Unibos memberikan bantuan PLTS kepada UPT SMP Negeri 1 Liukang Tupabbiring. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung penggunaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan pembelajaran. Dukungan energi alternatif ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan pembelajaran digital secara berkelanjutan di wilayah kepulauan.
Kepala UPT SMP Negeri 1 Liukang Tupabbiring, Muh. Rusdi Saleh, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. “Pelatihan dan bantuan PLTS ini sangat bermanfaat bagi sekolah, terutama untuk mendukung pembelajaran di tengah keterbatasan listrik dan akses internet,” ujarnya.
Setelah kegiatan di sekolah, pendampingan dilanjutkan melalui grup WhatsApp. Melalui pendampingan tersebut, para guru dapat mendiskusikan kendala yang dihadapi serta menyempurnakan media pembelajaran yang telah dibuat. Pendampingan ini diharapkan membantu guru menerapkan media tersebut sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di kelas.
Program ini diharapkan dapat membantu sekolah mengembangkan pembelajaran digital yang lebih adaptif terhadap kondisi wilayah kepulauan. Penguatan kapasitas guru dan dukungan energi alternatif menjadi langkah penting untuk memperluas pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi sekolah dan peserta didik.(rls)

