Kemenhaj Kota Makassar Hadirkan Terobosan Baru Saat Pendaftaran Calon Haji

Kemenhaj Kota Makassar Hadirkan Terobosan Baru Saat Pendaftaran Calon Haji

Makassar, Upeks — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Makassar menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi calon jemaah yang hendak mendaftar haji.

Di bawah kepemimpinan H. Muhammad Amrullah, Kemenhaj Makassar memperkuat sistem pelayanan terpadu dengan menggandeng 11 bank mitra guna mempermudah akses layanan haji.

Bacaan Lainnya

Kepala Kemenhaj Makassar, H. Amrullah, menegaskan bahwa meskipun sebagian besar sumber daya difokuskan pada pelayanan jemaah yang sedang dan akan diberangkatkan, layanan pendaftaran tetap berjalan optimal tanpa hambatan berarti. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah konsep one stop service atau layanan satu atap.

“Dalam skema ini, calon jemaah dapat langsung menyelesaikan seluruh tahapan awal pendaftaran di satu lokasi, termasuk proses pembayaran setoran awal,” ujarnya.

Sebanyak 11 bank telah menjalin kemitraan dalam skema pelayanan terpadu ini. Kehadiran perbankan di lokasi layanan dinilai mampu memangkas waktu, mengurangi antrean, serta meminimalisir potensi kesalahan administrasi karena seluruh proses dilakukan secara terintegrasi.

“Kemudahan dalam proses pendaftaran menjadi langkah penting untuk memberikan kepastian awal bagi calon jemaah dalam mendapatkan nomor antrean,” ungkapnya.

Ia menambahkan, inovasi ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis kemudahan akses dan transparansi.

Jika sebelumnya calon jemaah harus mendatangi bank secara terpisah setelah melakukan pendaftaran di kantor Kemenhaj, kini proses tersebut dipangkas dengan kehadiran staf bank mitra yang ditempatkan langsung di kantor Kemenhaj Makassar di Jalan Asrama Haji, Sudiang.

“Dulu setelah mendaftar dan menyetor awal Rp25 juta, jemaah harus ke bank untuk melakukan pembayaran. Sekarang tidak perlu lagi karena rekan-rekan dari perbankan sudah hadir di kantor kami. Ini jauh lebih efisien,” jelas Amrullah.

Di sisi lain, Kemenhaj Makassar juga memastikan kesiapan penuh dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Seluruh calon jemaah yang akan diberangkatkan telah mengikuti rangkaian bimbingan manasik haji, baik melalui pemerintah maupun Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Materi manasik meliputi tata cara pelaksanaan ibadah, pemahaman rukun dan wajib haji, kesiapan fisik dan kesehatan, hingga pembinaan mental selama berada di Tanah Suci. (*)