MAKASSAR, UPEKS— Suasana berbeda tampak di tengah proses pemberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Gowa yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Makassar, Jumat (24/4/2026).
Saat para jemaah menerima pengarahan di Aula Mina dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Pemberangkatan, seorang petugas melihat kondisi yang tak biasa. Ridwan, personel PPIH dari Seksi Layanan Jemaah Lansia dan Disabilitas di bandara, dari kejauhan memperhatikan seorang jemaah yang tampak kurang fit.
Ia segera menghampiri untuk memastikan kondisi jemaah tersebut. Diketahui, jemaah itu bernama Abbas, yang disebut-sebut sebagai pemilik warung kuliner khas Makassar, Coto Sunggu, di kawasan Somba Opu, Sungguminasa, Gowa.
“Kenapa ki, Pak?” tanya Ridwan.
“Kurang enak badan,” jawab Abbas pelan.
Dengan sigap, Ridwan mengajak Abbas untuk duduk dan menenangkan diri. Ia kemudian menawarkan bantuan dengan sopan.
“Kalau tidak keberatan, saya pijat ki,” ujarnya, didahului permintaan maaf.
“Silakan, Dek,” jawab Abbas.
Tanpa menunggu lama, Ridwan pun memijat bagian punggung Abbas, lalu mengoleskan minyak kayu putih. Aksi tersebut disaksikan oleh sejumlah personel PPIH lainnya, tenaga medis kloter, serta istri Abbas.
Beberapa saat kemudian, kondisi Abbas terlihat membaik. Ia mengaku merasa lebih segar dibanding sebelumnya.
Momen kepedulian tersebut sempat diabadikan oleh sejumlah pihak dalam video pendek. “Ini bagian dari pelayanan panitia kepada jemaah,” ujar salah satu petugas.(*)

