Kemenag Sulsel Tegaskan Komitmen Kerukunan di Rapat Koordinasi PKUB 2026

Kemenag Sulsel Tegaskan Komitmen Kerukunan di Rapat Koordinasi PKUB 2026

Bekasi, Upeks — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya dalam penguatan program kerukunan umat beragama pada Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Tahun 2026 yang berlangsung 11–13 Februari 2026 di Bekasi, Jawa Barat.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Aminuddin, menilai forum ini sangat strategis dalam menyatukan arah kebijakan kerukunan agar implementasinya di daerah lebih terukur dan berdampak nyata.

Bacaan Lainnya

“Rakor ini sangat strategis untuk memastikan arah kebijakan dan program kerukunan dari pusat dapat diimplementasikan secara terukur di daerah, karena penguatan kerukunan membutuhkan keselarasan gerak antara pusat dan daerah agar pelaksanaannya lebih terarah dan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke akar rumput,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kanwil Kemenag Sulsel siap mengambil peran aktif dalam mendukung setiap program nasional PKUB sebagai bagian dari komitmen merawat harmoni keberagaman di daerah.

“Kami di Sulawesi Selatan berkomitmen menjadikan program kerukunan tidak hanya sebagai agenda administratif, tetapi sebagai gerakan nyata yang melibatkan masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah daerah untuk menjaga harmoni sosial secara berkelanjutan,” tegas Aminuddin.

Kepala PKUB Kemenag RI, Muhammad Adib Abdusshomad, dalam arahannya menekankan bahwa kerukunan dan kedamaian merupakan investasi sosial yang sangat berharga bagi bangsa. Rakor ini menjadi momentum konsolidasi nasional untuk memperkuat kolaborasi program PKUB dengan Tim KUB daerah, lintas kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah.

Sepanjang 2025, PKUB mencatat sejumlah capaian strategis, di antaranya Harmony Award yang diikuti hampir 80 persen pemerintah daerah, program SI-RUKUN, Desa Sadar Kerukunan, Silaturahmi Nasional Lintas Agama, dan Indonesian Interfaith Scholarship (IIS).

Memasuki 2026, PKUB menyiapkan program unggulan bertaraf internasional bertajuk INSPIRE (Indonesia Inspiration for the World in Terms of Promoting Religious Harmony). Rangkaian Road to INSPIRE dijadwalkan mulai 4 Mei 2026 dan puncak kegiatan pada September 2026. Selain itu, penguatan Youth Harmony melalui Harmony Talks, Harmony Class, Tunas Harmoni, dan Duta Kerukunan Anak Muda menjadi strategi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Rakor ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Akmal Malik, Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, Tenaga Ahli Menteri Agama Prof. Iskandar Syahputra, Direktur Agama, Kebudayaan, dan Pemuda Bappenas, dan Kepala PKUB Kemenag RI.

Melalui forum ini, Kemenag Sulsel menegaskan kesiapan untuk terus berkontribusi aktif dalam merawat kerukunan umat beragama sekaligus mendukung Indonesia menjadi inspirasi dunia dalam praktik harmoni keberagaman.(rls)