BEKASI, Upeks– Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan menerima penghargaan sebagai Kanwil Paling Aktif dalam Penyebaran Informasi Isu-Isu Kerukunan Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI, H. M. Adib Abdusshomad, di sela Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja Kerukunan Umat Beragama (PKUB) yang berlangsung di Bekasi, Jawa Barat, 11–13 Februari 2026.
Penghargaan diterima oleh H. Mallingkai Ilyas selaku Ketua Tim Bina Lembaga dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kanwil Kemenag Sulsel. Apresiasi ini menjadi bukti komitmen Kemenag Sulsel dalam menggaungkan narasi moderasi beragama serta penguatan kerukunan di ruang publik secara konsisten dan berkelanjutan.
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, H. Aminuddin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut.
“Penghargaan ini saya kira merupakan bentuk apresiasi dari Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama Republik Indonesia atas akselerasi dan gerakan penguatan kerukunan umat beragama di Sulawesi Selatan. Ini tentu menjadi motivasi dan dorongan bagi seluruh jajaran Kementerian Agama di Sulawesi Selatan,” ujar Aminuddin.
Ia berharap, penghargaan tersebut menjadi pemicu untuk membangun ekosistem kerukunan yang lebih kuat dan berdampak luas.
“Mudah-mudahan ke depan, insya Allah, secara struktur kita bisa membangun ekosistem kerukunan umat beragama yang lebih masif dan benar-benar berdampak bagi seluruh umat beragama demi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami juga mengapresiasi dan berterima kasih atas penghargaan ini,” lanjutnya.
Menurut Aminuddin, harapan tersebut sejalan dengan dorongan agar terbangun ekosistem kerukunan umat beragama yang terintegrasi dengan penguatan ekosistem informasi.
“Ke depan, kita ingin ekosistem kerukunan umat beragama dan ekosistem informasi terkait seruan serta pesan-pesan kerukunan dapat terbangun dengan lebih baik dan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Tim Bina Lembaga dan Kerukunan Umat Beragama Kanwil Kemenag Sulsel yang selama ini menjadi motor penggerak berbagai program kerukunan.
“Saya mengucapkan selamat kepada Tim Bina Lembaga dan Kerukunan Umat Beragama Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan yang selama ini telah mengorkestrasi gerakan dan program kerukunan dengan melibatkan seluruh komponen terkait. Mudah-mudahan ke depan semakin meningkat dan semakin masif demi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Selain itu, Aminuddin menilai Rapat Koordinasi KUB yang dihadirinya sangat strategis dalam menyatukan arah kebijakan kerukunan antara pusat dan daerah agar implementasinya lebih terukur dan berdampak nyata di masyarakat.
“Rakor ini sangat strategis untuk memastikan arah kebijakan dan program kerukunan dari pusat dapat diimplementasikan secara terukur di daerah, karena penguatan kerukunan membutuhkan keselarasan gerak antara pusat dan daerah agar pelaksanaannya lebih terarah dan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke akar rumput,” tuturnya.
Ia menegaskan, Kanwil Kemenag Sulsel siap mengambil peran aktif dalam mendukung program nasional PKUB sebagai bagian dari komitmen merawat harmoni keberagaman.
“Kami berkomitmen menjadikan program kerukunan tidak hanya sebagai agenda administratif, tetapi sebagai gerakan nyata yang melibatkan masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah daerah untuk menjaga harmoni sosial secara berkelanjutan,” pungkasnya.(rls)

