MAROS,Upeks–Sebanyak 40 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Kabupaten Maros guna menunjang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan total penerima MBG di daerah tersebut telah mencapai sekitar 97 ribu orang. Penerima manfaat tidak hanya berasal dari kalangan siswa, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).
“Penerima bukan hanya siswa, tetapi juga 3B yang tersebar di Kecamatan Marusu, Tanralili, dan Tompobulu,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan, seluruh SPPG telah tersebar di 14 kecamatan di Maros. Jumlah terbanyak berada di Kecamatan Mandai dan Turikale yang memiliki populasi siswa paling besar.
“Mandai dan Turikale memiliki jumlah siswa terbanyak, sehingga SPPG juga lebih banyak ditempatkan di sana,” jelasnya.
Chaidir menambahkan, pembangunan SPPG masih terus berlanjut. Pemerintah daerah tengah mengusulkan penambahan enam titik baru di wilayah pegunungan, meliputi Tompobulu, Mallawa, dan Camba.
Program MBG merupakan program nasional yang turut dilaksanakan di Kabupaten Maros dengan tujuan menyediakan asupan gizi seimbang bagi siswa setiap hari.
Ia berharap keberadaan SPPG mampu memperlancar distribusi sekaligus menjaga mutu makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat.
“Kualitas makanan harus tetap terjaga, baik dari sisi rasa, kandungan gizi, maupun kebersihannya,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga memastikan pengawasan rutin terhadap proses distribusi dan kualitas makanan dari setiap SPPG. Seluruh pihak yang terlibat diminta bekerja sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Dengan SPPG yang tersebar merata, semua siswa diharapkan memperoleh manfaat yang sama,” katanya.
Sementara itu, Alfatih (8), siswa di Kecamatan Mandai, mengaku senang dengan program tersebut. Ia mengatakan menu yang disajikan cukup variatif.
“Makanannya enak, kadang ada daging dan ayam,” ujarnya.
Ia juga mengaku kini lebih hemat karena uang jajan yang biasanya digunakan untuk membeli makanan di kantin dapat ditabung.
“Sekarang tidak belanja di kantin lagi, jadi bisa menabung,” tuturnya.(alf)

